Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Peternakan dan Satgas Pangan Polres Pasuruan Temukan Daging Sapi Diduga Glonggongan Dijual Bebas

Gambar berita
12 Maret 2025 (08:07)
Pelayanan Publik
1097x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Masyarakat diimbau untuk lebih teliti saat berbelanja daging sapi. Sebab baru-baru ini Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan bersama UPT Pasar dan Satgas Pangan Polres Pasuruan menemukan salah seorang pedagang daging sapi yang diduga menjual daging glonggong.

Dugaan ini didasarkan temuan saat sidak yang digelar di Pasar Pandaan dan Gempol, Selasa dinihari (11/3/2025) dini hari.

Dalam sidak tersebut, petugas mendapati seorang penjual daging sapi asal Krian, Sidoarjo yang memilih berjualan di area luar Pasar Pandaan.

Sekilas tampak seperti pedagang pada umumnya. Dengan menggunakan lapak pick up, penjual tersebut menunggu calon pembeli. Namun saat didekati, daging yang dijual sangat mencurigakan.

Saat dilakukan pengecekan, didapati daging sapi yang dijual pedagang dari Sidoarjo tersebut dagingnya agak basah. Selain itu, juga didapati ada tetesan air sehingga diduga daging tersebut glonggong.

"Padahal harusnya daging dijual dalam kondisi segar, keset dan tidak berair. Nah ini sebaliknya, berair sampai ada tetesan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah melalui sambungan selulernya, Rabu (12/3/2025).

Kepada penjual daging tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menyarankan daging yang dijual harus dari penyembelihan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kabupaten Pasuruan. Yakni sesuai syariat, dagingnya bagus dan sapinya sehat.

Selain itu, setiap pedagang harus memiliki sertifikat halal yang menandakan bahwa daging yang dijual sesuai dengan syariat agama.

"Kami sarankan untuk daging yang dijual harus dari RPH dan setiap penjual harus punya sertifikat halal, dan yang kami dapati ini dua duanya tidak dilakukan,"jelasnya.

Dengan temuan ini, Alfiah mengimbau masyarakat untuk selektif saat mencari produk pangan yang akan dikonsumsi. Ia pun berharap produk pangan yang dibeli harus aman, sehat, utuh dan halal.

"Kalau disingkat ASUH, aman, sehat, utuh dan halal," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...