Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Deklarasi Selamatkan Sumber Daya Air di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
07 April 2017 (16:12)
Pelayanan Publik
3691x Dilihat
0 Komentar
admin

Memperingati Hari Air Sedunia 2017, ratusan pegiat lingkungan  di Kabupaten Pasuruan berdeklarasi.

Deklarasi tersebut dilakukan di sela-sela acara Seminar memperingati Hari Air Sedunia yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan para pegiat lingkungan se-Kabupaten Pasuruan, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan, Kamis (06/04/2017).

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Bupati Pasuruan, HM Irsuad Yusuf dan diikuti oleh seluruh pegiat lingkungan yang hadir dalam acara tersebut. Adapun  isi deklarasi  adalah berupa kesepakatan dan komitmen dalam beberapa hal, diantaranya:

Pertama, bahwa air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Kedua, bahwa untuk itu diperlukan upaya-upaya penyelamatan air bagi kehidupan yang lebih baik.

Ketiga, bahwa dibutuhkan suatu gerakan peduli air dengan siap bekerjasama dengan semua pihak demi kelestariannya.

Keempat, pelaksanaan pencegahan pencemaran terhadap kualitas air secara efektif, serta

Kelima, komitmen untuk menjaga kuantitas dan kualitas air serta menghormati setiap putusan hokum dan kebijakan pemerintah dalam rangka memelihara kelestarian air.

Menurut Bupati Irsyad, deklarasi tersebut bertujuan untuk menyamakan tekad dan tujuan menyelamatkan air dari segala macam polusi, khususnya air limbah yang menjadi tema peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 maret. Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyadari betapa pentingnya menjaga sumber daya air di lingkungan masing-masing.

“Minimal dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, kemudian semakin banyak melakukan penanaman bibit pohon, utamanya pohon-pohon yang dapat menyimpan cadangan air dengan jumlah banyak seperti sirsat dan sejenisnya. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa saling memahami betapa pentingnya menjaga air di sekitar kita, meskipun banyak orang yang bilang Pasuruan adalah tempatnya air, tapi tidak serta merta kita membiarkan begitu saja, bisa-bisa anak cucu kita tidak lagi merasakan nikmatnya air di Pasuruan,” kata Irsyad dalam sambutannya.

Sementara itu, Gunawan Wibisono selaku Akademisi dari Universitas Brawijaya Malang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Seminar mengatakan, setidaknya ada 4 hal yang akan dibahas, yakni air bersih, air limbah, banjir dan efisiensi air. Kata dia, keempat hal tersebut saling berkaitan satu sama lain, di mana ada tidaknya air bagi kelangsungan hidup manusia sampai puluhan atau bahkan ratusan tahun mendatang, tergantung dari komitmen semua pihak untuk menjaganya.

“Masalah air adalah tanggung jawab kita bersama, karena bukan tidak mungkin debit air di daerah kita semakin lama mengalami penurunan. Mumpung belum terlambat, maka kita harus berkomitmen tinggi untuk menjaga keberadaan suber daya air di sekitar kita dengan maksimal,” jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...

Article Image
Harganas ke-33 di Malang, Kabupaten Pasuruan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar di Pendopo...

Article Image
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi Hadiri Puncak HAN ke 42 Jatim di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berlevel...

Article Image
58 Tahun. Produksi Susu Segar di KUTT Suka Makmur Eksis Penuhi Pasar Industri dan Masyarakat

Sejak tahun 1968, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Wilayah Kecam...