Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tambah 6 Ribu Eksemplar Buku Baru

Gambar berita
22 Februari 2020 (18:34)
Pendidikan
2965x Dilihat
0 Komentar
admin

Supaya minat baca masyarakat kian meningkat, koleksi buku di Perpustakaan daerah (Perpusda) Kabupaten Pasuruan, terus ditambah.

Tahun ini, anggaran untuk penambahan buku telah disiapkan. Yakni mencapai Rp 400 juta untuk membeli 6 ribu eksemplar buku baru.

Yusmiarto Eben, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Kabupaten Pasuruan mengatakan, secara rutin, perpustakaan di daerah juga ditambah koleksinya dari APBD. Dan anggaran pembelian buku tahun ini memang meningkat dibandingkan 2 tahun sebelumnya yang hanya Rp 200 juta pertahun.

“Untuk tahun 2020 ini, anggaran pembelian buku cukup meningkat hingga lipat dua dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana anggaran mencapai Rp 400 juta atau kurang lebih mencapai 6 ribu eksemplar buku baru,” kata Eben, di sela-sela kesibukannya, Sabtu (22/02/2020).

Untuk anggaran Rp 400 juta tersebut, rencananya dibagi Rp 300 juta untuk pengadaan buku di 8 titik perpustakaan daerah yaitu di Perpustakaan di Bangil, Rembang, Pandaan, Purwosari, Gondangwetan, Grati, Nguling dan Tosari dan juga  2 mobil keliling. Dan Rp 100 juta untuk pengadaaan buku program perpustakaan keluarga.

Diungkapkan Eben, untuk buku akan didistribusikan merata. Saat ini koleksi buku terbesar berada di Grati hingga kurang lebih 17 ribu koleksi buku, dan paling sedikit yaitu di Rembang hanya dibawah 6 ribu koleksi tergantung lamanya didirikan.

“Rencananya untuk pengadaan buku ini rencananya lelang sudah dimulai triwulan 1 ini dan realisasi sudah bisa Maret mendatang,” terangnya.

Dijelaskan Eben,tambahan buku baru ini sangat penting. Selain untuk mengupdate koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah. Juga lebih menarik pengunjung jika ada koleksi buku baru yang rutin datang.

“Tingkat kebosanan para pembaca itu sudah pasti ada. Makanya penting sekali untuk kita upgrade,” singkatnya.

Lebih lanjut Eben menegaskan bahwa untuk koleksi buku baru, selain harus dibagi rata sesuai kebutuhan perpustakaan daerah yang ada. Juga harus memperhatikan kebutuhan pembaca. Seperti di daerah yang banyak pelajar, pasti lebih ditekankan buku pendidikan. Begitu pula untuk daerah pertanian juga memperbanyak buku pertanian dan wirausaha.

“Semuanya disesuaikan dengan lokasi dan culture penduduk,” pungkas Eben kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...