Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Vaksinasi Pelajar SMA/SMK di Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Gambar berita
05 Agustus 2021 (17:39)
Kesehatan
2945x Dilihat
0 Komentar
admin

Pelaksanaan vaksinasi terhadap ribuan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Pasuruan tahap pertama, selesai digelar.

Selama dua hari berturut-turut, yakni 04-05 Agustus 2021, sebanyak 1000 dosis vaksin sinovac sudah disiapkan oleh tim vaksinator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan untuk para pelajar berseragam putih abu-abu itu.

Seperti yang terlihat di SMKN 2 Sukorejo, Kamis (05/08) siang. Meja dan kursi tertata dengan jarak yang cukup renggang, sehingga betul-betul memperhatikan protokol kesehatan selama berlangsungnya vaksinasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, alokasi vaksin khusus pelajar selama dua hari ini diberikan langsung oleh Pemprov Jatim untuk para pelajar di Kabupaten Pasuruan. Mengingat lembaga pendidikan SMA/SMK berada di bawah naungan Pemprov Jatim.

Sedangkan Pemkab Pasuruan bertugas memfasilitasi tim vaksinator beserta sarana prasarana vaksinasi.

"Kami hanya memfasilitasi tim vaksinator dan sekaligus peralatan vaksinasinya," katanya.

Selama dua hari, pelaksanaan vaksinasi pelajar berlangsung lancar. Bahkan jumlah pendaftar melebihi kuota pertama yang disiapkan. Kata Anang, alokasi dosis vaksin menjadi kebijakan Dinkes Provinsi Jatim, sehingga bagi pelajar yang tidak masuk kuota, maka bisa mendaftar di puskesmas terdekat.

"Silahkan datang ke puskesmas sesuai domisili masing-masing. Daftar di sana, dan petugas akan mendata untuk nantinya bisa dipanggil sesuai jadwal yang telah ditentukan dan berdasar ketersediaan vaksin," tegasnya.

Sementara itu, terhadap para pelajar yang sudah divaksin, Anang meminta agar tidak jumawa. Dalam artian bebas melakukan aktifitas di luar rumah dengan mengabaikan protokol kesehatan.

"Mereka yang sudah divaksin tetap wajib mematuhi prokes secara ketat. Karena ada yang sudah divaksin tapi bisa tertular meski resikonya lebih rendah dari yang belum divaksin," harapnya.

Di sisi lain, jalannya vaksinasi pelajar tak lepas dari pengamanan kepolisian. Kapolsek Sukorejo, AKP Sukiyanto menegaskan, vaksinasi pelajar tetap dalam pengawalan. Sebab ditakutkan terjadi kerumunan apabila pihaknya tidak ikut mengatur ketertiban para peserta vaksinasi.

"Kalau gak diatur, bisa semaunya sendiri. Makanya kita tata supaya tidak timbul kerumunan. Semua pakai masker dan jaga jarak aman," ucapnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Na...

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...