Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Optimalkan E-Transaksi, Pemkab Pasuruan Kejar Tata Kelola Keuangan yang Bersih dan Akuntabel

Gambar berita
24 Juni 2026 (17:43)
Pemerintahan
228x Dilihat
0 Komentar
Iguh Pambudi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk segera mengoptimalkan implementasi E-Transaksi Pemerintah Daerah. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, dalam acara Sosialisasi E-Transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan dan Optimalisasi Pemanfaatan KKPD serta Pengenalan Fitur Online Payment di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (24/6/2026) pagi.


Diawal sambutannya, Gus Shobih menyampaikan kabar menggembirakan terkait perkembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, indeks SPBE Kabupaten Pasuruan berada di angka 2,14 dan menempati peringkat terakhir dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.


Kini, kondisi tersebut telah berbalik. Indeks SPBE Kabupaten Pasuruan melonjak ke angka 3,88, atau naik sebesar 1,47 poin.


Gus Shobih menyebut, peningkatan indeks SPBE ini juga berkaitan erat dengan upaya elektronifikasi transaksi keuangan daerah yang tengah digencarkan. E-Transaksi Pemerintah Daerah merupakan sistem yang mengubah transaksi keuangan pemerintah dari tunai menjadi non-tunai.


"Untuk menjadikan Pemerintah Kabupaten Pasuruan tata keuangannya bersih, tata keuangannya bagus, tata keuangannya transparan, tata keuangannya akuntabel, maka E-Transaksi Pemerintah Daerah ini secara mutlak harus kita laksanakan," tegasnya.


Gus Shobih menjelaskan, sejumlah upaya elektronifikasi keuangan telah berjalan, mulai dari sistem pembayaran pajak daring, perluasan kanal pembayaran pajak dan retribusi, hingga pengadaan barang melalui e-purchasing, SP2D online, dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).


Ia juga menyebutkan setidaknya ada tiga langkah strategis yang harus dilakukan pemerintah daerah ke depan yakni melakukan penghematan, menguasai digitalisasi, serta aktif berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menghadapi potensi guncangan fiskal.


"Tahun depan kami juga enggak akan tahu apakah guncangan akan terjadi lagi. Oleh sebab itu, digitalisasi sudah tidak bisa kita hindari, harus kita kuasai," kata Gus Shobih.


Ia berharap, keberhasilan penerapan E-Transaksi Pemerintah Daerah pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong tata kelola keuangan Kabupaten Pasuruan yang semakin bersih, transparan, dan akuntabel. (iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan DPRD Sepakati KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama DPRD Kabupaten Pasuruan menyepakati Kebija...