Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup: Lebih Cermat Eksplorasi dan Promosikan Potensi Wisata, Tantangan Dinas Pariwisata di Masa Pandemi

Gambar berita
20 Maret 2021 (12:15)
Pelayanan Publik
3044x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk menyemarakkan kembali tingkat kunjungan wisatawan dan okupansi hotel di Kabupaten Pasuruan terutama di masa pandemi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berkewajiban untuk lebih cermat. Sekaligus lebih melakukan pemetaan terhadap segala potensi wisata untuk selanjutkan dieksplorasi melalui beragam aktivitas promosi.

Dalam sambutan serta arahannya di Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Disparbud yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Pasuruan, Kamis (18/3/2021), Gus Mujib demikian biasanya Wakil Bupati Pasuruan disapa menekankan tentang beberapa poin penting. Diantaranya terkait pengoptimalan perencanaan dan pengkajian terhadap potensi pariwisata di berbagai sector. Baik wisata alam, minat khusus maupun wisata budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Pasuruan.

“Bapak Ibu semuanya di Dinas Pariwisata harus benar-benar bisa merencanakan dan mengkaji. Dibutuhkan orang-orang yang ahli didalamnya agar kemajuan pariwisata kita bisa terwujud. Bagaimana meningkatkan okupansi hotel, misalnya. Itu bisa dilakukan dengan mengadakan acara-acara kedinasan tidak diluar Kabupaten Pasuruan”, pesannya. 

Pun demikian dengan greget yang juga wajib dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam memaksimalkan kegiatan promosi objek wisata alam agar jauh lebih dikenal khayalak luas. Sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berbanding lurus terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata. 

“Kita juga punya objek wisata alam pemandian Banyu Biru. Bapak Bupati Pasuruan berharap, Banyu Biru bisa bertransformasi menjadi wisata halal bila dilihat dari sejarahnya. Halal yang dimaksud bukan halal secara Islam, melainkan halal menurut masyarakat setempat. Tentunya juga haris terkoneksi dengan objek wisata lainnya. Seperti Kebun Pak Budi di Kecamatan Purwosari atau dengan objek wisata Kebun Kurma di Kecamatan Sukorejo”, pintanya.

Berlangsung secara gayeng selama lebih kurang dua jam, forum diskusi, sharing dan evaluasi terhadap program-program kegiatan di bidang pariwisata dan budaya tersebut dihadiri Kepala Disparbud Eka Wara beserta jajarannya, beberapa Camat, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pasuruan, Fuji Subagyo. Berikut para pegiat pariwisata dan tokoh budaya. (Eka Maria+Lukman)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Puluhan Tahun Tak Teraliri Listrik. Pemkab Pasuruan Wujudkan Mimpi Masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Tosari. Kini Terang Benderang

Berpuluh-puluh tahun, mimpi masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan T...

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...