Agar perhelatan akbar Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU (Nahdatul Ulama) berjalan kondusif dan nyaman, Gus Irsyad demikian biasanya Kasatkorwil Banser Jatim (Jawa Timur) sekaligus Bupati Pasuruan tersebut disapa, mengajak seluruh jamaah agar saling menjaga dan disiplin. Setidaknya dilakukan dengan menempati masing-masing zona yang telah ditentukan oleh panitia.
Dalam resepsi yang diselenggarakan sebagai penanda seratus tahun eksistensi organisasi Islam terbesar di tanah air itu, Gus Irsyad juga menitipkan beberapa pesan pentingnya kepada seluruh jamaah Nadliyin di Jatim. Seperti yang disampaikannya pada saat hadir dalam program Kelana Kota, radio Suara Surabaya pada hari Minggu (5/2/2023) sore.
"Saya menghimbau kepada seluruh jamaah yang datang dari semua penjuru di Jatim. Saya harap bisa mengikuti apa yang sudah direncanakan oleh panitia. Bagi Kabupaten/Kota, mohon menempati zona sudah ditentukan dan dipetakan oleh panitia. Misal Kabupaten Pasuruan di sepanjang Jl Pahlawan," pintanya.
Menurutnya, adalah sebuah kewajiban bagi seluruh jamaah yang besok akan hadir agar berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kelancaran acara. Sebaliknya, panitia juga telah mengatur waktu pemberangkatan jamaah menuju Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya sudah pasti untuk memudahkan panitia, memperlancar sekaligus mengurai kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.
"Karena panitia tidak hanya menyiapkan pada waktu kedatangan jamaah saja, tapi pada waktu pelaksanaan bahkan waktu jamaah kembali ke rumah masing-masing. Sehingga harapan kami, semuanya bisa dipenuhi, ditaati dan dilaksanakan. Insyaallah jika semuanya bisa tertib, semuanya akan lancar. Kapolres beberapa waktu lalu juga menyampaikan, terutama yang jamaah dengan bis. Misal dari Kabupaten Pasuruan, setiap rombongan bis harus menyertakan Babinkamtibmas," ucapnya kepada announcer Restu Indah.
Dalam sesi dialog interaktif yang dihadiri oleh Gus Ucok sapaan familiar Sekjen PBNU dan tim panitia Resepsi Puncak Satu Abad NU tersebut, Gus Irsyad juga menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat. Khususnya bagi mereka yang besok memiliki kepentingan berpergian di sepanjang akses menuju lokasi kegiatan harlah.
"Kami sebagai panitia pertama mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI/ Polri yang sudah bersama kita. Kedua, kami juga menyampaikan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Jatim. Terutama para pengguna jalan. Mohon maaf jika ada kemacetan. Mohon didoakan lancar. Kami ingin meramaikan Satu Abad NU dengan penuh keikhlasan," ucapnya seraya tersenyum.
Masih di momen yang sama, Gus Irsyad menambahkan tentang ragam dukungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menyukseskan acara yang akan digelar besok, Selasa (7/2/2023). Tidak hanya akan mengerahkan 130 ribu anggota Banser dari PCNU Bangil dan PCNU Kabupaten Pasuruan saja. Tetapi juga melibatkan komunitas Dukun (Dadi Guyup Lan Rukun) Scooter Pasuruan Raya yang siap berpartisipasi, touring untuk memeriahkan acara. Berikut menyediakan 12 ambulance dan 2 toilet portable di zona jamaah yang ditempati di Jl Pahlawan, Sidoarjo.
"Ada jamaah yang jalan kaki dari Pasuruan ke Sidoarjo. Sebenarnya hanya beberapa pengurus saja, khususnya PCNU Kabupaten Pasuruan. Waktu itu semangatnya sebenarnya adalah dulu kyai-kyai kita saja jalan. Ini momen seratus tahun ini juga harus kita manfaatkan juga, kita catatkan dalam sejarah. Sehingga dibukalah pendaftaran online, ternyata peminatnya luar biasa. Akhirnya dibatasi sampai 200 peserta," tuturnya. (Eka Maria)
Komentar