Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ciptakan Budaya Kerja ASN, Harus Ada Perubahan Budaya Kerja Semua Aspek

Gambar berita
04 September 2020 (12:47)
Pelayanan Publik
8660x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk menciptakan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), dibutuhkan perubahan budaya kerja yang harus dilakukan dari segala aspek. Mulai dari sisi perilaku para petugas, pegawai, bahkan pejabat, terutama saat melayani masyarakat. Dasar pelaksanaannya mengacu pada Gerakan Indonesia Melayani (GIM) yang merupakan salah satu dari program prioritas Presiden Joko Widodo saat ini.

"Program pertama dari lima program Gerakan Nasional Revolusi Mental yaitu Gerakan Indonesia Melayani, menjadi alas sekaligus semangat bagi jajaran pemerintahan untuk fokus pada penciptaan budaya pada lingkungan ASN", ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat memberikan Kuliah Umum Universitas Abdurrab secara virtual dari Jakarta, Kamis (03/09/2020). 

Perubahan yang bisa dilakukan adalah ASN harus memiliki perilaku standar. Mulai dari keharusan untuk selalu menunjukkan keramahan, tersenyum, ketulusan, kepekaan, kedisiplinan, fokus, selalu mendengar dan menghormati. Oleh karena itu, setiap ASN harus memiliki tugas yang jelas. Sehingga setiap pegawai dapat memberikan kontribusi kinerja pada unit kerjanya dan pada masyarakat.

Satuan kerja yang memperoleh tugas untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat harus secara terus-menerus memperbaiki sistem pelayanan agar lebih cepat, lebih murah, lebih adil, lebih nyaman, memiliki kepastian hukum dan berbasis IT. Targetnya, pelayanan mampu bertransformasi menjadi e-services, terlebih di era pandemi Covid-19.

Mengutip laman kominfo.go.id, Menteri Tjahjo mengingatkan seluruh jajaran pimpinan harus turut aktif melakukan perubahan untuk memajukan satuan kerjanya. Termasuk tidak boleh terlena dengan fasilitas kantor yang diberikan. Sebaliknya, harus bekerja keras mewujudkan target-target yang diberikan.

“Untuk mewujudkan target-target pembangunan, ASN harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat. Diantaranya melalui penyediaan akses pengaduan pelayanan publik, dimana harus dapat ditangani secara cepat oleh unit kerja terkait”, pesannya.

Selain untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, GIM juga bertujuan agar instansi pemerintah dapat memiliki semangat, memperbaiki ketidaksesuaian dan penyimpangan yang ada dalam pemberian pelayanan. Sehingga ASN sebagai sumber daya manusia pemerintah yang melayani dapat terwujud. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...