Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bertahap, 593 Lansia di Kabupaten Pasuruan Selesai Divaksin Sinovac

Gambar berita
04 April 2021 (17:14)
Kesehatan
2898x Dilihat
0 Komentar
admin

Vaksinasi khusus lansia (lanjut usia) di Kabupaten Pasuruan, sudah mulai dilakukan dalam beberapa hari terakhir.

Dari catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, jumlah lansia yang sudah divaksin mencapai sekitar 593.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, dari 593 lansia terdiri dari 272 ulama, kiyai, ustadz dan pemangku Pondok Pesantren (Ponpes). Sedangkan 321 orang adalah para calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pasuruan yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

"Secara bertahap, vaksinasi untuk lansia sudah mulai dilakukan. Kalau untuk para alim ulama sudah mulai pertengahan maret lalu. Tapi kalau calon jamaah haji baru seminggu lalu," kata Syaifudin, di sela-sela kesibukannya, Minggu (04/04/2021) sore.

Seperti diketahui, vaksinasi untuk lansia didahulukan, karena risiko kematian dan kesakitan akibat terinfeksi COVID-19 pada golongan umur tersebut meningkat 20-30%.  Oleh karenanya, golongan masyarakat lanjut usia (lansia) dengan usia 60 tahun ke atas jadi salah satu kelompok prioritas pada program vaksinasi tahap kedua. 

Menurut Syaifudin, target sasaran lansia yang akan divaksin sebanyak 73.428 orang. Apabila dikalkulasikan, hingga kini cakupan vaksinasi khusus lansia masih sangat rendah, lantaran belum mencapai 1%. Hal itu disebabkan jumlah vaksin yang datang juga dilakukan secara bertahap.

"Begitu vaksin datang langsung kami alokasikan dan siap didistribusikan ke seluruh puskesmas. Tapi memang jumlah vaksin yang diterima, semuanya menjadi kebijakan dari Pemprov Jatim," jelasnya.

Lebih lanjut, Syaifudin berharap bahwa jumlah vaksin yang datang akan semakin banyak, sehingga cakupan vaksinasi untuk lansia maupun seluruh lapisan masyarakat bisa semakin besar dan tuntas.

"Mudah-mudahan alokasi kedatangan vaksin juga lebih banyak, sehingga jumlah warga yang akan divaksin juga semakin banyak sampai tuntas di seluruh wilayah se-Kabupaten Pasuruan," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...