Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jadikan Tumpengan Durian Di Desa Kronto Kecamatan Lumbang Sebagai Ajang Tahunan, Pj. Bupati Nurkholis: Jaga Mutu, Pertahankan Kualitas Semua Varietas

Gambar berita
28 Januari 2025 (12:49)
Ekonomi
1445x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Sebagai sentra Durian unggulan terbesar di Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Lumbang memiliki daya tarik tersendiri. Hal itu juga yang hari ini, Selasa (28/1/2025) ditunjukkan oleh segenap jajaran Pemerintah Desa Kronto beserta petani Durian dan warga yang sukses menggelar Tumpengan Durian.

Hajat tahunan yang merupakan rangkaian agenda Selamatan Desa tersebut dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis. Ditandai dengan pemukulan gong didampingi oleh Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Camat Lumbang Bambang Suhartono dan Kepala Desa Kronto Sodin sebagai pertanda dimulainya pesta rakyat masyarakat Desa Kronto. 

Sebelumnya, dalam sambutan singkatnya Pj. Bupati Nurkholis meminta kepada para petani Durian agar terus meningkatkan mutu hasil panennya. Terlebih Kecamatan Lumbang menjadi sentra penghasil Durian terbesar d Kabupaten Pasuruan. 

"Di Indonesia, penghasil Durian terbesar adalah Jawa Timur. Kabupaten Pasuruan nomor dua di Jawa Timur dengan 1.861.054 pohon Durian yang dibudidayakan. Dari sekian itu, 58 persennya ada di Kecamatan Lumbang. Jadi, jaga mutu, jaga kepercayaan Durian khususnya di Kecamatan Lumbang. Sehingga kualitasnya tetap terjaga," pintanya.

Ditambahkannya, Tumpengan Durian sangat potensial dijadikan sebagai agenda tetap setiap tahunnya. Tentunya dengan konsep acara yang dikemas lebih menarik dan meriah lagi di perhelatan ke depannya. Oleh karenanya dibutuhkan kreativitas dari panitia penyelenggara agar mampu menyajikan media promosi potensi beragam jenis Durian lokal berkualitas dengan segala keunggulan dan keunikannya.

"Event seperti ini harus jelas kapan waktu pelaksanaannya. Sehingga masyarakat bisa jauh-jauh hari sudah mengira-ngira kapan pelaksanaannya. Nanti bisa dibuat sebagai agenda tetap. Kalau bisa nanti bisa diambil alih atau kerjasama dengan Pemkab Pasuruan," ungkapnya.

Disampaikan di hadapan warga Desa Kronto dan para tamu undangan, Pj. Bupati Nurkholis tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Tumpengan Durian. Sembari mentipkan pesannya agar acara yang berhasil menyedot animo khalayak luas tersebut dapat terus dilestarikan.     

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah turut berpartisipasi secara aktif pada kegiatan ini. Semoga sinergi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat tetap harmonis dan membawa kemaslahatan bagi kita semuanya," pungkasnya.  

Senada dengan yang disampaikan oleh Pj. Bupati Nurkholis, Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Shobih Asrori atau yang familiar disapa Gus Shobih mengapresiasi kekompakan dan keguyuban warga Desa Kronto. Pada akhirnya dapat kembali menyelenggarakan Tumpengan Durian dengan meriah dan sukses.  

"Maturnuwun partisipasi dan dukungan Panjenengan semuanya atas terlaksananya Festival Durian. Sehingga acara hari ini berjalan lancar," imbuhnya. 

Pantauan Tim Humas bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di lokasi acara, ribuan masyarakat tumpah-ruah memadati sepanjang jalan Desa Kronto. Bahkan banyak diantaranya datang dari luar kota, khusus melihat keseruan Tumpengan Durian. Seperti salah satu pengunjung yang berasal dari Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto juga dari Kabupaten/Kota lainnya. 

Cukup jauhnya lokasi kantong parkir kendaraan dan kondisi jalan yang menanjak  khas pegunungan ternyata tidak menyurutkan animo warga untuk berjalan berbondong-bondong menuju lokasi acara. Meski demikian, hal itu setimpal dengan keseruan sensasi wisata belanja Durian lokal berkualitas yang banyak dijajakan di sepanjang ruas jalan. Ada si Kasmin, si Laron, si Mrico, Musang King dan bermacam varietas lainnya. Soal rasa, jangan ditanya. Manis dan legit pastinya.

Selain berburu oleh-oleh Durian, pengunjung dapat melihat sesi rebutan gunungan Durian yang disusun sedemikianrupa di atas ancak setinggi 9 meter. Konon, Tumpengan Durian tersebut khusus dibuat sebagai ungkapan rasa syukur warga sekitar atas panen Durian di Desa Kronto.         

Sementara itu, untuk meningkatkan komoditas Durian, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian intens melakukan beberapa program kegiatan secara kontinyu. Seperti memfasilitasi gelaran Festival Durian untuk mencari Durian unggul lokal. Selanjutnya didaftarkan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) untuk mendapatkan tanda daftar varietas. Berikut, memfasilitasi ekspos Durian unggul lokal di tingkat lokal, regional dan nasional.

Selain itu juga diberikan bantuan bibit unggul bersertifikat, baik melalui APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten. Hal itu dibarengi dengan melakukan bimbingan teknis pengendalian hama terpadu dan teknis pembuatan pupuk organik dari kulit Durian. Ada juga penyuluhan pentingnya sanitasi kebun Durian dalam rangka pencegahan hama dan penyakit. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...