Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Seminar Nasional, Wabup Mujib Ajak Santri Bukan Hanya Jadi Muballigh, Tapi Pondasi Ekonomi Harus Kuat

Gambar berita
30 Januari 2023 (10:16)
Pelayanan Publik
2888x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam rangka Haul Masyayikh Al Yasini ke 20 dan Silatnas Insani 2023, Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini Wonorejo, Kabupaten Pasuruan menggelar seminar nasional.

Seminar tersebut digelar di Halaman Ponpes Al Yasini, Minggu (29/01/2023) kemarin dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron.

Sedangkan sebagai pemateri acara terdiri dari Hamim Tohari selaku Regional Manajer HMCL; kemudian Kepala Dinas Koperasi Jatim, Andromeda; CEO PT Luxuria Al Karim, Karim; Pengusaha Kertas, Sulaiman serta Sekjen OPOP Jatim, Gus M.Ghofirin. Seluruh narasumber didapuk untuk memberikan ilmu dan pengalamannya seputar tema acara, yakni spirit enterpreneur santri menuju indonesia emas.

Dalam sambutannya, Wabup Mujib menegaskan bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan, semuanya berawal dari mimpi, termasuk para santri. Dari mimpi tersebut harus dilanjutkan dengan niat dan tekad bulat serta kerja keras untuk meraihnya.

"Semuanya dari mimpi. Kalau sudah baru diniati, tekad bulat dan dimulai. Perihal apa yang terjadi di depan, entah itu gagal atau langsung ada jalan, teruslah beriktiyar. Kalau sudah semuanya, baru tawakkal dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT," katanya.

Di hadapan para peserta seminar, kepala daerah yang juga Pengasuh Ponpes Al Yasini itu menegaskan bahwa santri adalah para penggerak kemajuan Indonesia. Oleh karena itu, santri harus berdaya, tak hanya cakap ilmu agama, tetapi juga harus cakap berbagai disiplin ilmu.

“Santri adalah penggerak kemajuan negeri, santri harus berdaya dan harus menjadi pelopor di tengah masyarakat serta menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang ada,” tegasnya.

Dijelaskan Gus Mujib, perekonomian Indonesia dapat bertahan di tengah ancaman resesi, tak lain berkat adanya usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.

Oleh karenanya, santri saat ini bukan hanya menjadi Muballigh yang pandai bersyiar, namun pondasi ekonominya juga harus kuat. Caranya adalah dengan terus bergerak agar ada penghasilan yang diterimanya. Terlebih dengan disertai inovasi baru di setiap usahanya.

“Maka santri mesti bergerak agar UMKM tetap jalan dan semakin meningkat penghasilannya dengan berbagai inovasinya. Dan menjadi enterpreneur saat ini tak hanya cukup jualan saja, tapi harus pandai dalam bersosmed sebagai saran promosi," harapnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...