Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Lomba Cipta Menu B2SA. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan : Saya Kagum Karena Pintar Manfaatkan Bahan Dari Potensi Lokal

Gambar berita
18 November 2025 (16:13)
Ekonomi
1629x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk menggelorakan gerakan pangan keluarga yang Beragam, Seimbang, dan Aman (B2SA), Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Cipta Menu se-Kabupaten Pasuruan.

Lomba ini digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (18/11/2025) dan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo.

Menariknya, lomba yang diikuti 24 tim dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Pasuruan menghadirkan menu-menu yang bukan hanya enak di lidah, namun indah dipandang. 

Tak sedikit dari peserta yang berhasil memukai para juri saat menyajikan menu makanan yang dibentuk sedemikian rupa.

Chef Khoiron yang menjadi salah satu juri mengaku, semakin ke sini, para peserta dari kecamatan-kecamatan sudah semakin mahir dan tahu bagaimana cara menyajikan makanan B2SA yang sesuai kriteria penilaian. Bahkan bisa mengikuti event serupa di level yang lebih besar.

"Kita berharap ada jawara baru yang lahir dari Kabupaten Pasuruan dan menang di tingkat Provinsi," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua TP PKK Mela Rusdi mengacungi jempol para peserta yang mampu membuat menu makanan yang komplit meski waktu yang diberikan sangat mepet.

"Saya lihat menunya keren-keren sekali, meski waktunya mepet. Tadi saya cicipi enak-enak semua, tinggal apa kata dewan juri saja," ungkapnya. 

Dalam sambutannya, istri Bupati Rusdi Sutejo ini menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar adu cita rasa. Melainkan laboratorium praktik tentang bagaimana keluarga Pasuruan menata menu harian yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). 

"Kita semua paham, kunci pencegahan stunting ada pada 1000 HPK, kualitas asupan, dan perilaku makan yang baik. Karena itu, Lomba B2SA hari ini menjadi jembatan antara kebun keluarga, dapur dan meja makan," terangnya. 

Lebih lanjut Mela tak menyangka bahwa para peserta mampu menghadirkan menu makanan yang bahan-bahannya berasal dari wilayah asal peserta itu sendiri.

"Ada dari Grati yang membuat makanan berbahan ikan lempuk. Kemudian dari Kraton ada yang makanannya dari kupang, Purwodadi dan semuanya juga mengambil bahan dari wilayahnya. Ini keren sekali," imbuhnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik

Inovasi"Si Mamah" (Siap Melayani Di Rumah) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Article Image
Live Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga. Mas Rusdi : Sesuai Prediksi Saya, Spanyol Juara

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol betul-betul m...

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...