Ada yang spesial menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1094. Hari ini, Minggu (17/9/2023), Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) menggelar Festival Olahraga Sepeda Tua "Ngonthel Santri".
Mengambil titik pemberangkatan di eks Gedung Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Jl. Hayam Wuruk, Kota Pasuruan, kegiatan diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari berbagai komunitas sepeda kuno se-Jawa Timur. Istimewanya lagi, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf berkesempatan mengikuti gowes dan berbaur bersama peserta lainnya yang sedari tadi memadati lokasi acara.
Dalam event olahraga yang banyak digandrungi oleh masyarakat segala lapisan tersebut, Gus Irsyad sapaan familiar Kepala Daerah tampak antusias dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara. Terutama pada saat mulai mengayuh sepeda klasik di titik start, sesaat setelah rombongan peserta resmi diberangkatkan.
Keikutsertaannya dalam "Ngonthel Santri" tak pelak mencuri atensi dan applaus dari para peserta lainnya serta pengunjung yang turut larut dalam kegembiraan sepanjang acara. Terlebih, Gus Irsyad merampungkan semua rute yang ditempuh oleh seluruh goweser. Berawal dari titik pemberangkatan di eks Gedung Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jl. Panglima Sudirman, Jl Untung Suropati, Jl Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jl, Pahlawan, Jl Balaikota, Jl. Soekarno Hatta, Jl Niaga, Jl. Alun-alun, Jl. KH Wachid Hasyim dan berakhir di titik finish yakni kembali di eks Gedung Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Sementara itu, sesaat sebelum memberangkatkan rombongan Festival Olahraga Sepeda Tua, Bupati Irsyad yang hadir bersama Wakil Bupati Pasuruan, A. Mujib Imron, Waki Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, terlebih dahulu memperkenalkan keberadaan eks Gedung Perkantoran Pemerintah Kabupaten yang saat ini dialihfungsikan sebagai sekretariat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Pasuruan. Sekaligus menjelaskan tentang keperuntukan areal bangunan yang akan dijadikan sebagai sentra kuliner malam.
"Hari ini kita berada di eks Gedung Perkantoran Pemkab Pasuruan yang sekarang sudah berpindah ke Jl Raya Raci, dimana Bangil sebagai ibukota Kabupaten Pasuruan. Sekarang ini ditempati oleh Baznas, PMI dan ormas-ormas lainnya. Bersamaan dengan pemberangkatan Gowes Sepeda Onthel, dengan ini juga kami canangkan, tempat ini akan dijadikan sebagai Pusat Kuliner Malam Kabupaten Pasuruan. Insyaallah akan membawa berkah untuk masyarakat, khususnya para pegiat UMKM/IKM juga pengusaha kuliner," ucap Bupati Irsyad yang juga hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Kasdim 0819 Pasuruan, Pengurus KORMI dan Kepala Perangkat Daerah.
Di penghujung sambutannya, Ketua Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) yang dinekal sangat gemar berolahraga tersebut tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada semua penyelenggara kegiatan. Berikut mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para peserta. Terutama bagi mereka dari luar kota yang jauh-jauh menyempatkan diri untuk bergabung dalam ajang bersepeda dengan nuansa serba retro yang pemberangkatannya ditandai dengan pelepasan ratusan balon warna-warni tersebut.
"Digelarnya "Ngonthel Santri" merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1094 dan Hari Santri. Selamat bersepeda onthel. Terimakasih untuk kehadiran Bapak Ibu semuanya dari komunitas pecinta sepeda onthel se-Jawa Timur," pungkasnya seraya tersenyum.
Pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, sepanjang kegiatan berlangsung, animo dari seluruh peserta begitu luar biasa. Mulai dari yang berusia belia hingga sepuh dari berbagai penjuru wilayah di Jawa Timur, hadir bersama-sama dengan mengenakan beragam kostum terbaiknya. Seperti yang ditampilkan oleh Rina, diantara goweser dari Kediri dengan kostum bertema mahkota kerajaan berwarna kuning keemasan.
Sisi menarik lainnya, ada dua goweser berasal dari komunitas sepeda kuno yang menunggangi sepeda legend nan vintage berjenis Penny Farthing. Sukirno, namanya. Bersama rekan-rekan sekomunitasnya, pria paruh baya tersebut mengaku sudah acapkali mengikuti kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di beberapa Kabupaten/ Kota lainnya.
"Senang sekali bisa bergabung dalam event keren yang digelar Pemkab Pasuruan hari ini. Semoga bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," harapnya. (Eka Maria)
Komentar