Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Bentuk Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana

Gambar berita
13 Juni 2025 (10:44)
Pelayanan Publik
3238x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan membentuk Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana.

Unit ini disosialisasikan dalam bentuk simulasi bencana di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (13/6/2025). Simulasi tersebut diperagakan oleh para penyandang disabilitas dari tiga ragam, yakni tuna rungu, tuna netra dan tuna daksa.

Istimewanya, simulasi tersebut disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariesta Yudi; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vela Fery; Kepala Pelaksana BPBD, Sugeng Hariyadi dan undangan lainnya. 

Pantauan di lokasi, beberapa kali istri Bupati Rusdi Sutejo tersebut menyeka air matanya. Ia mengaku tak kuat menahan tangis saat melihat para ibu penyandang difabel yang menggendong anaknya seakan tak terjadi apa-apa. 

Tak selesai sampai di situ, Mela Rusdi - sapaan akrabnya ini juga hanya bisa terharu saat Ketua Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) Kabupaten Pasuruan, Deni Kurniawan membacakan puisi berjudul "Sama Tanpa Berbeda".

"Dari sini saya memahami bahwa bersyukur adalah cara paling sederhana yang bisa kita lakukan, karena masih ada yang di bawah kita tapi mereka serasa jauh di atas kita," ungkapnya. 

Di hadapan para difabel, Mela Rusdi mendoakan agar selalu sehat, kuat dan ceria dalam menjalani aktifitas sehari-hari. 

"Saya doakan selalu sehat dan semangat beraktifitas. Salam cinta saya untuk anda semua," tutupnya. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, Unit Layanan Disabilitas Penanganan Bencana bukanlah sebuah UPT. Namun lebih pada sebuah struktur di dalam pemerintahan yang berfungsi sebagai penyambung lidah para penyandang disabilitas.

Prakteknya, ada satu ruangan di BPBD Kabupaten Pasuruan yang bisa digunakan para difabel untuk melakukan aktifitas dalam rangka koordinasi perihal kebencanaan. 

"Sampai sekarang ada 85 difabel yang aktif dan siap membantu Pemerintah dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh teman teman komunitas mereka sendiri," jelasnya. 

Dengan dibentuknya Unit Layanan Kebencanaan, Sugeng optimis semua kegiatan dalam rangka penanganan kebencanaan di Kabupaten Pasuruan bersifat inklusi.

"Sehingga mereka akan merasakan keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat. Saat terjadi bencana , semuanya selamat," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...

Article Image
Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Para Orang Tua Luangkan Waktu Bacakan Buku pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusd...

Article Image
Banyak Terobosan Kesehatan dan Sosial, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Diganjar Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. D...

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...