Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Himbau Orang Tua Awasi Anak Saat Bermain di Sekitaran Sungai

Gambar berita
16 Oktober 2022 (15:25)
Pelayanan Publik
3067x Dilihat
0 Komentar
admin

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menghimbau para orang tua yang bermukim di sekitaran sungai untuk mewaspadai putra-putrinya saat bermain di luar rumah.

Sebab kasus tenggelamnya anak kembali terjadi. Bahkan dua anak sekaligus. Yakni Naura dan Muhammad Arka, warga Dusun Duyo RT 002 RW 002 Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Dua bocah tersebut diduga terpeleset saat bermain di pinggir Sungai Welang usai pulang sekolah, Sabtu (15/10/2022) kemarin. Mereka juga diduga tak bisa berenang hingga akhirnya hanyut di dalam arus Sungai Welang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, setelah ada laporan tenggelamnya dua bocah, pihaknya langsung menerjunkan seluruh petugas pencarian untuk membantu Tim Bazarnas Surabaya dalam melakukan pencarian.

Dan kabar baiknya, pencarian dua bocah tersebut membuahkan hasil. Dimana jasad Naura ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tepatnya  di lingkungan Rujak Sente, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (16/10/2022) pagi tadi sekitar pukul 10.15 WIB.

“Korban Naura ditemukan cukup jauh sampai di atas lima kilometer dari lokasi jatuh dalam kondisi utuh dan akan mengapung,” kata Harris melalui sambungan selulernya.

Pasca ditemukan, jasad korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan. Sedangkan jasad Muhammad Arka (6) masih belum ditemukan. Harris mengaku, Tim Bazarnas Surabaya bersama BPBD Kota dan Kabupaten Pasuruan hingga Pemerintah Kecamatan dan Desa serta potensi relawan lainnya bersama warga terus melakukan pencarian sampai 7 hari lamanya.

"Secara SOP, pencarian akan terus dilakukan sampai tujuh hari lamanya. Mudah-mudahan cepat ditemukan, dan mudah-mudahan cuaca juga bersahabat. Karena kalau hujan setiap hari, maka ditakutkan limpahan air dari hilir akan membuat debit air sungai naik hingga meluap," tegasnya.

Dengan kejadian tersebut, Harris menghimbau setiap orang tua yang tinggal di sekitaran perairan harus bisa memperhatikan putra-putrinya saat bermain di luar rumah. Hal tersebut penting, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu.

"Karena cuaca dalam kondisi tidak menentu, kadang hujan deras dan kadang tidak. Jadi saya minta untuk seluruh ortu yang bermukim di sekitar perairan supaya intens mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai kejadian lagi seperti ini," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sasar Sekolah-Sekolah dan Komunitas Masyarakat . DInkes P2KB Lakukan Skrining TB

Sebagai langkah deteksi dini penularan penyakit menular, Dinas Kesehatan, Pengen...

Article Image
Diresmikan Bupati Mas Rusdi Awal Maret 2026, Puskesmas 24 Jam Kian Banyak Dikunjungi Masyarakat

Sejak diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sekitar 6 bulan lalu, semak...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Kemitraan Lintas Sektor. Bahas Upaya Turunkan Kasus HIV, TBC dan Malaria

Penyakit Tubercolosis alias TBC maupun HIV AIDS di Indonesia masih menjadi PR Be...

Article Image
Petani Bunga Sedap Malam di Kecamatan Rembang, Panen Raya

Dari dulu sampai sekarang, Kecamatan Rembang dikenal sebagai wilayah penghasil b...

Article Image
Pemkab Pasuruan Beri Apresiasi Para Jawara FLS3N, OSN dan O2SN Jenjang SD dan SMP

Raut wajah bahagia para pelajar SD dan SMP sederajat di Kabupaten Pasuruan pada...