Di penghujung bulan Juli 2023, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mendapatkan kado istimewa atas prestasi yang diraihnya. Kali ini, lulusan terbaik Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan Universitas Brawijaya tersebut menerima penghargaan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo berkat upaya percepatan penurunan stunting yang terus dimaksimalkan di Kabupaten Pasuruan.
Pada saat dijumpai oleh Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di sela-sela acara, Bupati menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya reduksi angka prevalensi stunting. Tidak hanya Perangkat Daerah terkait saja, melainkan juga para pemangku kepentingan terkait yang selama ini turut berpartisipasi aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan balita, ibu hamil dan calon pengantin.
"Terimakasih, upaya percepatan penurunan stunting dengan gerakan KASIH BERSANDING MESRA paling tidak ada hasilnya. Cuma akan lebih cepat lagi kalau ada sinergi kolaborasi dengan semua stakeholders," ucap Kepala Daerah seraya tersenyum.
Di sisi lain, Bupati yang tadi berkesempatan hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf juga meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Pasuruan agar kian intens dalam mengedukasi dan promosi kepada masyarakat tentang pencegahan stunting. Targetnya sudah pasti, untuk mewujudkan Kabupaten Pasuruan bebas stunting.
"DP3APPKB sebagai salah satu leading sector percepatan penurunan angka stunting juga harus terus giat lagi dalam menggerakkan Tim Pendamping Keluarga supaya lebih optimal lagi melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada masyarakat untuk pemenuhan gizi seimbang. Baik yang punya balita, ibu hamil, ibu menyusui, terutama dari keluarga kurang mampu," ucapnya.
Di penghujung perbincangannya, Gus Irsyad mengajak kepada seluruh stakeholders yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pasuruan agar saling memaksimalkan tugas dan perannya. Bersama-sama ikut menyukseskan gerakan KASIH BERSANDING MESRA (Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Keluarga Sejahtera) Kabupaten Pasuruan. Baik secara preventif maupun dalam hal penanggulangan.
"Tidak cukup disitu saja, semua stakeholders juga akan terus kami dorong dan libatkan langsung dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Pasuruan," pungkasnya dengan nada bersemangat. (Eka Maria)
Komentar