Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Batik Kelor Khas Desa Kepulungan Gempol Punya Filosofi Pancasila

Gambar berita
02 Maret 2026 (15:30)
Budaya
467x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Batik, kita ketahui bersama adalah warisan budaya dunia asal Indonesia yang diakui oleh UNESCO.

Semua daerah di Indonesia, punya ciri khas batiknya masing-masing. Motif kuat yang menandakan asal atau potensi daerah itu sendiri.

Di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Dusun Betas, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, ada puluhan ibu-ibu yang memproduksi batik kelor. Ya, motif daun kelor yang diambil dari potensi tanaman kelor yang tumbuh banyak hampir di setiap rumah warga

Dari tahun 2021, geliat membatik di Desa Kepulungan mulai terlihat berkat support salah satu perusahaan di Gempol yang memberikan pelatihan hingga akhirnya menjadi mandiri, membuat karya batik sendiri. 

Solikhah, salah satu pembatik di Kepulungan menuturkan, saat akhir Pandemi, PT Sorini di Gempol memberikan pelatihan membatik kepadanya mauun beberapa warga di RT 8 RW 10. Dari situlah tergerak hati untuk memproduksi sendiri sekaligus memberanikan diri untuk menjual produk buatannya.

"Kami terima kasih sekali dengan PT Sorini yang membantu kami melatih sampai kami bisa membatik. Jasanya luar biasa," ungkapnya. 

Dari pertama hingga seluruh batik buatannya, semuanya ada motif batik dengan gambar lima buah daun bercabang. Motif inilah yang jadi ciri khas desa ini. 

"Ada filosofi dibalik arti lima daun kelor ini. Rukun islam khan ada lima. Pancasila juga lima sila, semoga batik canting cantik wong pulungan ini terus bertahan," terangnya. 

Untuk membuat sebuah karya batik, ada banyak proses yang harus dilewati. Mulai dari pembuatan desain, mencanting, mewarnai, pencelupan  sampai pelunturan malam. Semuanya dilakukan dengan teliti dengan dibantu 19 ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas.

"Sebenarnya total ada 20 orang, tapi ya gak bisa semuanya, karena ada yang jadi kader PKK, posyandu dan lainnya. Kadang ada kegiatan lain, tapi ya kadang kumpul semua," imbuhnya. 

Kini, batik kelor yang dinamai " Batik Canting Cantik Wong Pulungan" ini siap jadi buah tangan para pengunjung yang ingin datang ke sana. Soal harga, jangan tanya. Masih terjangkau mulai dari 250 ribu sampai yang termahal 500 ribu, sesuai pepatah jawa, ada harga, ada rupa.

Kepala Desa Kepulungan Didik Hartono menjelaskan, ini adalah upaya memberikan kesempatan bagi perempuan Desa Kepulungan untuk belajar membatik.

Menurutnya, dalam pelaksanaannya, pihaknya mendapatkan bantuan dari pihak swasta di sekitar perusahaan dalam hal pelatihan membatik.

Dia juga berharap, melalui bekal membatik ini, masyarakatnya bisa lebih sejahtera dan berdaya saing melalui produk unggulannya.

"Hampir setiap dusun ada perwakilannya. Nanti ke depan, pelatihan batik ini akan kami ratakan. Jadi semua masyarakat bisa membatik sendiri," paparnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...

Article Image
Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Masyarakat Cek Kebugaran

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Mas Rusdi Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Kerja Nyata

Bupati Pasuruan, Mas Rusdi melantik dan mereposisi sejumlah pejabat di lingkunga...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 80 orang pejabat Eselon II, III...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...