Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BANYAK HOAX DI MEDSOS, MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA

Gambar berita
24 Maret 2017 (10:28)
Pelayanan Publik
4739x Dilihat
0 Komentar
admin

Polda Jatim menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berbagai info yang viral di media sosial. Hal ini karena kabar tersebut seringkali tidak benar (hoax) sehingga tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pernyataan ini disampaikan Kombes Pol Frans Barung Mangera Kepala Bidang Humas Polda Jatim, merespon maraknya peredaran hoax yang digulirkan di media sosial.   

Diantara hoax yang akhir-akhir ini ramai di media sosial adalah isu tentang penculikan anak yang kemudian hendak diambil organ dalamnya. Untuk itu, ia meminta masyarakat harus tetap tenang dan tidak terprovokasi terkait isu tersebut.

“Banyak sekali kabar, mulai dari maraknya penculikan anak, termasuk di Jawa Timur. Ada juga info penculikan anak di Madura. Kabar itu sama sekali tidak benar. Kapolda menegaskan bahwa isu yang tersebar di medsos itu hoax. Bahkan Kapolri pun turut angkat bicara", jelasnya.

Menanggapi isu penculikan yang memakan korban di Madura, dia menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, orang yang diduga akan melakukan penculikan adalah orang gila. Sedangkan satu lainnya adalah penjual meteran listrik.

Menurutnya, ramainya informasi viral lewat medsos menjadi merupakan bukti semakin masyarakat terprovokasi semakin terbentuk opini-opini yang seakan-akan menyatakan bahwa isu tersebut benar. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu tersebut.

Barung juga meminta media massa untuk berperan aktif dalam menyebarkan dan memberikan informasi yang benar serta menyejukkan bagi masyarakat. Ia berharap, dengan pemberitaan media yang positif, masyarakat tidak akan mudah terprovokasi dan terpancing serta tidak termakan isu hoax.

"Sudah kita selidiki sampai ke keluarganya. Ini karena masyarakat terproteksi dengan sangat luar biasa terbentuk opininya. Karena inilah yang diinginkan oleh penyebar isu itu. Sehingga yang terjadi adalah keinginannya sudah terjadi, seperti main hakim sendiri yang ada di Madura", tandasnya. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...