Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Terjang Ribuan Rumah Warga di 3 Kecamatan

Gambar berita
06 Februari 2024 (07:00)
Lingkungan
3603x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ribuan rumah warga di 3 kecamatan di Kabupaten Pasuruan terendam banjir sejak Senin (06/02/2024) kemarin. Tiga kecamatan terdampak yakni Beji, Bangil dan Kecamatan Gempol.

Dari ribuan rumah warga di 3 kecamatan, wilayah yang terdampak banjir paling parah adalah di wilayah Kecamatan Beji. Tepatnya di Desa Kedungringin.

Dari data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, tercatat ada 3527 rumah warga yang kebanjiran.

Dari jumlah tersebut, 1835 permukiman warga di 8 dusun di Desa Kedungringin yang kebanjiran. Ketinggian air bisa mencapai 70-80 sentimeter, khususnya di Dusun Balongrejo dan Ngampel.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, Desa Kedungringin menjadi daerah langganan banjir di musim penghujan seperti sekarang.

"Kedungringin dan kedungboto jadi daerah langganan banjir ketika musim penghujan tiba seperti sekarang. Apalagi hujan di wilayah atas sangat deras, dan air laut sedang pasang," kata Sugeng di sela-sela kesibukannya, Selasa (06/02/2024).

Selain itu, tiga dusun di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji juga terendam banjir. Yakni Dusun Gedang Kluthuk, Karanglo dan Dusun Kedungboto. Hanya saja, jumlah rumah penduduk yang terdampak tak begitu banyak bila di bandingkan dengan pemukiman warga di Desa Kedungringin.

Ketinggian air pun juga tak setinggi di Kedungringin. Rata-rata antara 40-50 sentimeter.

Kata Sugeng, banjir yang menggenangi pemukiman warga, fasilitas pendidikan dan lainnya itu berasal dari luapan DAS (daerah aliran sungai) Wrati.

"Penyebab banjir karena intensitas hujan yang terjadi dalam waktu yang cukup lama ditambah air laut pasang, sehingga aliran sungai wrati tak bisa menampung air hingga akhirnya meluap," terangnya.

Lalu bagaimana dengan banjir di Bangil dan Gempol, Sugeng menegaskan bahwa banjir memasuki rumah-rumah warga dan fasilitas publik seperti sekolah, madrasah dan lainnya.

Di Bangil, setidaknya ada 4 desa terdampak, diantaranya Desa Satak, Bandaran, Tambakan dan Kalirejo. Total ada 1221 rumah warga yang terendam banjir sejak kemarin.

Sedangkan di Gempol, banjir melandan Dusun Ngasem dan Tanjung dengan ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter. Jumlah rumah yang terendam ada 230 unit.

Ditegaskan Sugeng, banjir di Bangil dan Gempol disebabkan meluapnya daerah aliran sungai kedunglarangan.

"Bedanya kalau banjir di Gempol dan Bangil justru dari sungai kedunglarangan yang meluap ketika limpahan air dari wilayah atas beradu dengan air laut yang dalam kondisi pasang," imbuhnya.

Dalam bencana banjir kali ini, tidak ada korban jiwa. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...