Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Kecurangan Transaksi Jual Beli, Disperindag Kabupaten Pasuruan Intensif Lakukan Tera dan Tera Ulang

Gambar berita
18 April 2017 (13:51)
Pelayanan Publik
3856x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pada proses jual beli, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) secara intensif melakukan tera ulang terhadap semua jenis timbangan yang dipergunakan pedagang maupun SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dan Jembatan Timbang di Kabupaten Pasuruan.

Daya Uji, Kabid Metrologi Legal pada Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, pelaksanaan tera ulang ini sudah dilakukan sejak 27 Januari, atau sebulan setelah Disperindag memiliki bidang baru, yakni Metrologi. Kegiatan Tera dan Tera Ulang pada pedagang pasar, SPBU adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengontrol dan mengawasi proses jual beli di tengah-tengah masyarakat.

"Ini kegiatan rutin kita, tentunya ini kita lakukan untuk mengawasi dan mencegah terjadinya kecurangan dalam proses jual beli di tengah- tengah masyarakat," kata Daya di sela-sela kesibukannya, Selasa (18/04/2017).

Dikatakannya lagi, proses tera ulang ini dilakukan dengan menggunakan dua system, yakni atas permintaan pemohon (khusus untuk alat ukur yang tidak bisa dipindahkan  seperti jembatan timbang dan SPBU) serta tera di tempat siding, baik timbangan meja, timbangan desisimal dan sejenisnya.

“Kalau untuk tera di pasar sudah ada sekitar 260 timbangan meja, dan untuk perusahaan dan SPBU sudah ada 92 pemohon yang mengajukan permohonan tera kepada kami. Tera ini kami lakukan sekali selama satu tahun,” imbuhnya.

Dalam melakukan tera maupun tera ulang, Disperindag Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Disperindag dan Pasar Kabupaten Malang. Kata Daya, Disperindag masih belum memiliki SK Kemampuan pelayanan tera/tera ulang maupun kelengkapan sarana prasarana dan SDM penera.

“Kita punya 2 petugas yang sudah kami diklat dan 1 petugas lagi yang merupakan pelimpahan dari Propinsi. Maka dari itu, untuk sementara kami tidak bisa sendirian dalam melakukan tera ataupun tera ulang,” ujar dia.

Lebih lanjut Daya menambahkan bahwasanyan  semua kegiatan tera dan tera ulang telah memberikan kontribusi PAD Kabupaten Pasuruan. Terhitung 27 Januari hingga pertengahan mei, jumlah penerimaan dari hasil tera dan tera ulang telah mencapai Rp 158.786.900. Hanya saja, pihaknya tidak memasang target berpa hasil yang didapatkan untuk menambah PAD daerah, lantaran masih baru dan melakukan banyak penyesuaian di lapangan.

“Insya Allah tahun depan kita akan mentargetkan nominal dari jumlah kegiatan tera dan tera ulang di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...