Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

2 Desa Tak Lagi Kekeringan. BPBD Kabupaten Pasuruan Intens Dropping Air Bersih ke 20 Desa Terdampak

Gambar berita
29 September 2023 (12:15)
Pelayanan Publik
2428x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga kini, distribusi air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan terus dilakukan.

Total ada 22 desa yang menjadi prioritas dropping air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, puluhan desa tersebut tersebar di 6 kecamatan.

Rinciannya, ada 4 desa di Kecamatan Lumbang, yakni Desa Karangjati, Bulukandang , Watulumbung dan Desa Pancur. Kemudian Desa Sibon, Petung, Ngantungan, Mangguan, Desa Pasrepan, Klakah dan Desa Sapulante di Kecamatan Pasrepan.

Selanjutnya Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Desa Sumberejo. Berikutnya 4 desa di Kecamatan Lekok, diantaranya Semedusaru, Pasinan, Wates dan Balungan.

Tiga desa di Kecamatan Gempol juga terus menerima dropping air bersih, yaitu Desa Gempol, Wonosunyo dan Bulusari. Serta Desa Kedungpengaron dan Desa Ambal-ambil hingga kini masih dilanda kekeringan.

Hanya saja, dari semua desa tersebut, BPBD tak lagi mengirim tangki air bersih ke Desa Bulusari di Kecamatan Gempol dan Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan.

Kata Sugeng, dua desa tersebut sudah teraliri air bersih, sehingga secara otomatis tidak menjadi prioritas pengiriman.

"Mulai bulan juli 2023, berdasarkan assesment dan kajian berjumlah 22 desa . Tetapi 2 desa sudah kita lepas karena sudah teraliri air bersih. Yakni Bulusari di Gempol dan Mangguan di Pasrepan," kata Sugeng di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/09/2023)

Selama distribusi, BPBD Kabupaten Pasuruan mengirimkan 1 tangki berisikan 5000 liter air bersih ke satu desa sasaran. Tangki tersebut ditempatkan di satu titik yang bisa dijangkau seluruh warga terdampak.

Sedangkan warga sendiri diminta untuk menyiapkan drum atau bak-bak air, sehingga proses distribusi menjadi lebih mudah dan cepat.

"Biasanya ditaruh di satu tandon besar, kemudian petugas yang akan membagikan ke bak yang suah dibawa warga. Pokoknya di satu tempat yang bisa dijangkau warga," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...