Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

1050 Petani Millenial di Kabupaten Pasuruan Ikuti Pelatihan Program YESS

Gambar berita
28 September 2021 (13:19)
Pelayanan Publik
4742x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 1050 petani millenial di Kabupaten Pasuruan mendapatkan pelatihan dari Program Youth Enterpreneur and Employment Support Services (YESS).

YESS merupakan  program Kementrian Pertanian RI yang bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) sejak  2019. Program ini bertujuan melahirkan wirausaha milenial di bidang pertanian.

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu melalui Kabid Ketahanan Pangan, Mardijansyah mengatakan, pelatihan ribuan petani millenial diwujudkan dalam beberapa fokus kegiatan.

Diantaranya peningkatan kapasitas pemuda pedesaan, pengembangan wirausaha muda, dan fasilitas akses permodalan.

"Banyak kegiatan pelatihan yang diberikan oleh Kementan pada 1050 petani millenial di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari permodalan sampai pengembangan wirausaha muda," kata Mardijansyah di sela-sela kegiatannya, Selasa (28/09/2021).

Dijelaskannya, para petani millenial yang mendapatkan program pelatihan ini berusia antara 17-39 tahun. Bahkan, ada puluhan petani yang juga menerima hibah kompetitif dengan nilai maksimal sebesar Rp 100 juta.

"Hingga hari ini ada 22 petani yang akan menerima hibah. Kisaran antara Rp 60-Rp 80 juta," singkatnya.

Khusus untuk petani millenial yang menerima hibah harus memenuhi persyaratan. Mulai dari jenis usaha yang dimiliki hingga proposal pengajuan. Kata Mardijansyah, para petani yang mendapat bantuan berasal dari beragam background, seperti peternak unggas, pembudidaya bunga, kopi, paprika dan tanaman perkebunan/pertanian.

"Backgroundnya macam-macam. Ada yang peternak unggas, pembudidaya tanaman perkebunan dan pertanian. Syaratnya harus punya usaha yang jelas dan sedang berkembang," jelasnya.

Dengan pelatihan maupun bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membangun perekonomian di daerah serta mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, sehingga perekonomian di Kabupaten Pasuruan bisa berkembang dan mengurangi urbanisasi pemuda ke kota.

"Bisa dibilang, sudah saatnya generasi millennial kembali ke daerah kelahirannya dan mengelola SDA yang ada, dan pada akhirnya perekonomian daerah pun dapat berkembang. Mudah-mudahan dengan dilaksanakan program YESS ini lahir banyak wirausaha muda, dan pertanian di Kabupaten Pasuruan makin maju," tutupnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
250 Entok Ikuti Kontes Nasional. Mulai Kategori Hias, Lokal Sampai Jumbo

Ratusan ekor entok dari berbagai penjuru tanah air mengikuti Kontes Entok Nasion...

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...