Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wakil Bupati Instruksikan Nakes di RS Edukasi Masyarakat Terkait Pencegahan Penyakit Dengan Imunisasi

Gambar berita
29 September 2022 (22:19)
Pelayanan Publik
2506x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebagai pengabdi kemanusiaan yang berkomitmen dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan, Tenaga Kesehatan sudah seyogyanya mengambil peran lebih dalam mengedukasi masyarakat. Bersama-sama Pemerintah Daerah mengoptimalkan upaya preventif terhadap penularan penyakit.

Pada saat hadir dalam Sosialisasi Deteksi Dini Kasus PD3I (Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) di Aula RS Prima Husada Sukorejo, ada beberapa poin penting yang diserukan oleh Wakil Bupati Mujib Imron. Bahwa dibutuhkan sosialisasi intensif terkait pentingnya vaksinassi pada anak yang harus dilakukan secara kolektif. Baik imunisasi dasar dan imunisasi lain. Imunisasi dasar ditujukan terhadap penyakit tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus, polio, campak dan hepatitis B maupun imunisasi lain. Misalnya, imunisasi Covid-19 yang diberikan untuk menurunkan resiko terinfeksi virus Corona.

“Dengan mengikuti acara ini, kami harapkan tim nakes di RS Persada bisa terus sosialisasi ke masyarakat. Bagaimana supaya mengantisipasi penularan penyakit. Karena sebenarnya penyakit dapat dicegah dengan imunisasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tekan Gus Mujib sapaannya pada hari Rabu (28/9/2022).

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak kepada seluruh  pimpinan RS agar terus berbenah diri. Tentunya dengan memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, tanpa terkecuali.

“Kita harus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Diantaranya dengan mencukupi kebutuhan pasien-pasien di RS. Tim nakes dengan SDM-nya yang ramah dan kondisi RS yang semuanya bersih, diantaranya. Ayo kita terus meningkatkan pelayanan kesehatan di RS, karena menjadi kebutuhan dan hak dasar masyarakat,” ajaknya.

Di sisi lain, Gus Mujib juga menyatakan, menjaga dan memelihara kesehatan menjadi tanggungjawab bersama. Harapannya sudah pasti agar imun tetap terjaga, sehingga terhindar dari penyakit.

Forum diskusi yang berlangsung sangat dinamis tersebut diikuti oleh 70 peserta. Masing-masing, Pengurus IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Pasuruan dan Pengurus Asosiasi Klinik Kabupaten Pasuruan. Berikut Dokter Praktek Mandiri dan Rumah Sakit Swasta, Klinik Swasta.

Turut hadir Perangkat Daerha pendamping, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan dr Ella Sandra Iswari, Camat, Kepala Puskesmas dan Forpimka Sukorejo serta Direktur RS Prima Husada Sukorejo. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
3000 Runners dari 26 Negara Ramaikan Bromo Marathon 2026

Untuk yang ketiga belas kalinya, event lari bertaraf internasional, Bromo Marath...

Article Image
Sasar Sekolah-Sekolah dan Komunitas Masyarakat . DInkes P2KB Lakukan Skrining TB

Sebagai langkah deteksi dini penularan penyakit menular, Dinas Kesehatan, Pengen...

Article Image
Diresmikan Bupati Mas Rusdi Awal Maret 2026, Puskesmas 24 Jam Kian Banyak Dikunjungi Masyarakat

Sejak diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sekitar 6 bulan lalu, semak...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Kemitraan Lintas Sektor. Bahas Upaya Turunkan Kasus HIV, TBC dan Malaria

Penyakit Tubercolosis alias TBC maupun HIV AIDS di Indonesia masih menjadi PR Be...

Article Image
Petani Bunga Sedap Malam di Kecamatan Rembang, Panen Raya

Dari dulu sampai sekarang, Kecamatan Rembang dikenal sebagai wilayah penghasil b...