Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Warga Wonorejo Terus Pertahankan Tradisi Karapan Sapi

Gambar berita
20 Agustus 2017 (19:12)
Wisata Budaya
6478x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 24 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kembali mengikuti Lomba Karapan Sapi Sakera Mania, di Alun-alun Besaran, Wonorejo, Minggu (20/08/2017).

Meski mendapatkan hadiah yang tak seberapa, akan tetapi mereka hanya ingin mempertahankan event yang sudah digelar di tahun keempat itu.

Abdul Qodir, salah seorang panitia mengatakan, kebanyakan peserta mendapatkan sapi-sapi tersebut dengan system sewa, lengkap dengan joki alias penunggang kudanya.

“Lomba ini diikuti perwakilan dari tiap desa di Kecamatan Wonorejo. Masing-masing desa mengirimkan satu peserta perwakilan untuk mengikuti lomba. Sedangkan sapi-sapi yang mengikuti perlombaan merupakan sapi ras Madura yang sengaja didatangkan dari Probolinggo, dan masing-masing desa menyewa sepasang sapi beserta joki-nya untuk mewakili desanya,”  katanya kepada Suara Pasuruan.

Jalannya Lomba Karapan Sapi sendiri didahului dengan mengarak pasangan-pasangan sapi mengelilingi arena pacuan dengan diiringi gamelan Madura yang dinamakan saronen. Pada waktu akan dilombakan pemilik sapi harus mempersiapkan tukang tongko, tukang tambeng yang bertugas menahan, membuka dan melepaskan rintangan untuk berpacu, tukang gettak sebagai penggertak sapi agar sapi berlari cepat, tukang gubra yang terdiri orang-orang penggertak sapi dengan bersorak sorai di tepi lapangan, tukang ngeba tali yaitu pembawa tali kendali sapi dari start sampai finish, tukang nyandak yaitu orang yang bertugas menghentikan lari sapi setelah sampai garis finish, tukang tonja yaitu orang yang bertugas menuntun sapi.

Sementara itu, berdasarkan tradisi masyarakat pemilik sapi karapan, maka hewan tersebut menjelang diterjunkan ke arena dilukai di bagian pantatnya yakni diparut dengan paku hingga kulitnya berdarah agar dapat berlari cepat. Bahkan luka itu diberikan sambal ataupun balsem yang dioles-oleskan di bagian tubuh tertentu antara lain di sekitar mata.

Kata Qodir, Jika awalnya karapan sapi hanya menggunakan cambuk agar sapi-sapi itu mau berlari kencang, saat ini peralatan itu mulai ditinggalkan dan diganti tongkat penuh paku. Bahkan sebelum dipacu, sekujur badan dan mata sapi tersebut diolesi balsam, dikucuri spirtus dan cuka untuk menimbulkan sakit dan kemarahan sapi hingga dia berlari bagai mengamuk.

“Dengus nafas sapi dan darah segar yang mengucur dari luka bekas cakaran tongkat berpaku sang joki silih berganti, kibasan ekor yang bergerak ke kiri dan kanan serta airmatanya yang mengalir, menggambarkan betapa binatang itu menahan sakit, perih dan panas yang amat sangat. Kesemuanya terbalut dengan teriakan pemilik, pebotoh, dan penonton yang kegirangan menyaksikan laju binatang yang sudah dipasang dengan keleles itu,” jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Pimpin Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda ke 98

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Berangkatkan Ratusan Atlet dan Official Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melepas keberangkatan kontingen Kabupaten P...

Article Image
Gus Iqdam Ajak Masyarakat Kabupaten Pasuruan Ngaji Bareng Hari Santri Nasional 2026

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan...

Article Image
Launching Official, Jersey, Pemain dan Sponsorship. CEO Persekabpas Mas Rusdi : Jayalah Terus Persekabpas Sampai di Puncak Teratas

Usai meluncurkan jersey official, Persekabpas resmi memperkenalkan official, spo...

Article Image
Persekabpas Launching Jersey Official Liga 3 Nusantara 2026/2027

Ribuan sakeramania menyaksikan launching persekabpas fast Menuju Liga 3 Nusantar...