Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wagub Emil Dardak Kagum Dengan Tradisi Pawai Ogoh-Ogoh Warga Tosari

Gambar berita
22 Maret 2023 (15:15)
Budaya
2842x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ada yang menarik dalam Pawai ogoh-ogoh Umat Hindu Suku Tengger di Kecamatan Tosari, Selasa (21/03/2023) sore kemarin.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak menghadiri perayaan umat hindu tersebut sekaligus dinobatkan menjadi warga kehormatan Suku Tengger.

Dari pantauan di lapangan, penobatan sebagai warga Kehormatan tersebut ditandai dengan pemasangan udeng khas Tengger ke kepala Emil.

"Saya bangga sekali hadir sore ini dan matur nuwon karena telah dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Tengger," ucapnya.

Emil menyebutkan, Pemerintah Jawa Timur mengapresiasi kegiatan yang dihadiri setidaknya oleh ribuan masyarakat ini. Ia pun menyebut pawai ogoh-ogoh di Kecamatan Tosari ini adalah kebersamaan dan kreatifitas warga.

“Mewakili pemerintah Jawa Timur, saya merasa bahagia karena warga bisa memperingati kembali setelah covid-19,” tutur Emil.

Menurutnya, pawai ogoh-ogoh ini adalah aset yang sangat luar biasa. Gerakan-gerakan ogoh-ogoh yang ditampilkan oleh anak-anak muda adalah kreatifitas luar biasa.

“Ini bisa jadi aset festival, budayanya dan juga alamnya,” ujarnya.

Lebih lanjut mantan Bupati Trenggalek ini merasa takjub dan kagum atas keberagaman budaya dan kerukunan umat beragama yang ada Tosari. Kata dia, hal itu harus tetap dijaga dan tak heran dengan apa yang dilakukan warga Tosari, daerah tersebut dianugerahi sebagai Kecamatan Bhinneka Tunggal Ika.

"Luar biasa damainya di sini. Sangat ramah dan hangat," singkatnya.

Sementara itu, Suparji, Ketua PHDI Kecamatan Tosari ini menjelaskan, kegiatan hari ini adalah rangkaian hari raya nyepi yang dilakukan oleh umat hindu.

Menurutnya, ogoh-ogoh sendiri adalah simbol, daripada sifat-sifat negatif. Yang nantinya setelah diupacarai akan dibawa ke desa-desa untuk dibakar.

“Nantinya ogoh-ogoh akan dibawa ke desa masing-masing untuk dibakar. Adalah untuk membakar sifat-sifat negatif itu,” kata Parji. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...