Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Geram Rehab Puskesmas Beji Masih 70%

Gambar berita
10 Desember 2020 (12:44)
Pelayanan Publik
3068x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dibuat geram dengan proyek rehab Puskesmas Beji yang sepertinya tak selesai sesuai dokumen kontrak.

Reaksi kekecewaan tersebut terlihat saat Gus Mujib-sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini meninjau pelaksanaan rehab Puskesmas Beji, Kamis (10/12/2020) pagi.

Di sana, Gus Mujib juga bertemu dengan salah seorang konsultan pengawas proyek, sekaligus meminta agar pelaksanaan rehab harus sesuai dengan kontrak kerja.

Menurutnya, Pemkab Pasuruan harus ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan fisik, sarana prasarana maupun fasilitas yang berasal dari negara. Hal itu penting dilakukan agar seluruh pekerjaan tersebut dapat dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar.

"Kami wajib melihat langsung pembangunan fisik, karena sebagai kepala daerah dan atas nama Pemerintah Daerah, tugasnya adalah pengawasan. Apalagi ini didanai oleh uang rakyat, jadi harus bisa dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar," katanya.

Dijelaskan Gus Mujib, pengerjaan proyek rehab Puskesmas Beji mulai dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2020 dan ditargetkan selesai 19 Desember 2020. Dengan sisa waktu hanya 9 hari saja, pengerjaan proyek yang masih mencapai 70% tersebut mustahil bisa selesai apabila tidak ditanggulangi dengan cara menambah jumlah pekerja dan jam kerja itu sendiri.

"Kalau dikebut ya bisa. Para pekerja bangunan juga harus ditambah. Jangan sampai karena alasan cuaca, akhirnya rehab puskesmas beji ini tidak rampung. Karena bulan november juga sudah turun hujan," tegasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib menegaskan bahwa belum selesainya rehab Puskesmas Beji ini karena ketelodaran dari rekanan pelaksana. Padahal Dinas Kesehatan maupun Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan sudah memberikan tiga kali surat peringatan secara tertulis.

Sehingga, apabila molor dari jadwal pelaksanaan, maka bisa berdampak pada kualitas pelayanan terhadap para pasien yang berobat ke Puskesmas Beji. Dimana semenjak ada proyek rehab, pelayanan kesehatan dipindah ke Pustu Desa Cangkringmalang, Beji.

"Ini menjadi catatan tersendiri. Karena kalau sudah seperti ini, maka tahun depan tidak akan diberi proyek lagi," tutup Gus Mujib. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...