Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup: Edukasi Catin Cegah Stunting

Gambar berita
10 April 2023 (05:48)
Pelayanan Publik
2342x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus menggiatkan edukasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan stunting. Tidak terkecuali yang disampaikan bagi seluruh Calon Pengantin (Catin) yang akan mendaftarkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA). Seperti yang tidak jemu-jemunya dipesankan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron dalam berbagai kesempatan.

Pada saat membuka kegiatan Sosialisasi Universal Health Coverage (UHC) di Kantor Kecamatan Pohjentrek, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut menghimbau kepada seluruh Catin agar memeriksakan dirinya ke Puskesmas terdekat. Tujuannya tes kesehatan premarital check up untuk mengetahui dan mendeteksi ada atau tidaknya kelainan genetik, penyakit keturunan maupun infeksi menular tertentu yang kemungkinan diidap oleh Catin. Dengan demikian dapat dilakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya, sehingga nantinya diharapkan menjadi calon ibu yang akan melahirkan anak sehat.

"Fisik calon pengantin harus diperiksakan terlebih dahulu sebelum mendaftarkan pernikahannya di KUA. Tujuannya untuk menyiapkan kesehatan calon ibu agar melahirkan anak yang sehat dan terbebas dari stunting," ujar Wakil Bupati.

Dalam forum edukasi yang digelar pada hari Kamis (6/4/2023) siang tersebut, Gus Mujib juga menitipkan pesannya kepada Tim Pendamping Keluarga Berisiko Stunting di seluruh Desa agar terus memaksimalkan tugas dan perannya. Baik bidan, kader Tim Penggerak PKK maupun kader KB/IMP agar memberikan pendampingan terhadap masyarakat secara lebih intens. Khususnya bagi keluarga yang memiliki remaja, Catin, ibu hamil dan pascasalin maupun bayi baru lahir hingga usia 5 tahun dalam rangka pencegahan stunting.

"Saya minta kepada Catin agar sesuai dengan usia minimal perkawinannya.  Apabila sudah mendaftar di KUA, harus melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat dan masuk data Elsimil. Apabila ada sesuatu bisa diantisipasi terlebih dahulu. Kalau ada tanda-tanda resiko stunting harus ditangani dengan intensif, paling tidak 3 bulan dapat sembuh," jelasnya.

Masih di momen yang sama, Wakil Bupati juga menghimbau kepada Tim Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan agar terus mengedukasi Catin. Muaranya tidak lain untuk mewujudkan masyarakat sehat dan tangguh.

"Kami juga sudah menyampaian ke para penyuluh di Kemenag untuk melakukan sosialisasi kepada para Catin. Agar periksa kesehatan ke Puskesmas dan semuanya gratis. Mari bersama-sama ikut berjuang menyelamatkan anak-anak agar generasi sehat, cerdas dan kuat," ajak Wakil Bupati kepada seluruh peserta kegiatan. (Eka Maria+Iguh) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Raih Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara 2026

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara...

Article Image
Jalur Pendakian Gunung Arjuno - Welirang, Ditutup Total

RRI.CO.ID, Pasuruan - Akses jalur pendakian menuju kawasan Gunung Arjuno dan Wel...

Article Image
Jalan-jalan ke Kampung Bebek di Dusun Tawangsari, Kejapanan Kebanjiran. Kewalahan Terima Order Telur Asin untuk MBG

Dusun Tawangsari, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dari dulu...

Article Image
RSUD Bangil Jalani Evaluasi Akreditasi, Pemkab Pasuruan Tegaskan Komitmen Peningkatan Layanan Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kual...

Article Image
Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda Ingatkan Umat Islam Jangan Tinggalkan Sholat Dalam Situasi Apapun. Termasuk Saat Karnaval Agustusan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda mengingatk...