Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

UPT LKD Kabupaten Pasuruan Latih Puluhan Penyandang Disabilitas Membuat Kue dan Menjahit

Gambar berita
04 Juni 2021 (19:05)
Pelayanan Publik
3497x Dilihat
0 Komentar
admin

Puluhan penyandang disabilitas mengikuti pelatihan di UPT LKD (Latihan Kerja Daerah) Kabupaten Pasuruan , Jumat (04/06)2021).

Mereka dilatih agar tetap produktif meski memiliki keterbatasan secara fisik.

Kepala UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Sukiswo mengatakan, total ada 32 penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan. Dengan rincian 16 orang diantaranya merupakan tuna rungu wicara dan 16 orang tuna daksa.

Untuk tuna rungu wicara mengikuti pelatihan menjahit. Sedangkan penyandang tuna daksa mengikuti pelatihan membuat roti kue.

“Untuk penyandang disabilitas mengikuti dua pelatihan. Para penyandang tuna rungi wicara kita latih menjahit dan penyandang tuna daksa kita ikutkan pelatihan membuat roti kue,” katanya.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan fasilitas berupa seragam kerja, konsumsi, uang transport dan sertifikat. Kata Sukiswo, sertifikat tersebut akan didapatkan peserta ketika selesai mengikuti pelatihan.

Bahkan, pasca pelatihan, para peserta akan mengikuti uji kompetensi. Apabila lolos maka akan mendapatkan sertifikat dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).

“Pelatihan ini berbasis kompetensi. Sehingga begitu selesai mengikuti pelatihan, para penyandang disablitas ini akan mengikuti uji kompetensi dari LSP. Kalau lolos maka dapat sertifikat,” jelasnya.

Dijelaskan Sukiswo, pelatihan dua kejuruan dilaksanakan dengan durasi yang berbeda. Dimana untuk pelatihan membuat kue roti dilaksanakan selama 18 hari, yakni mulai 2-19 Juni 2021. Sedangkan pelatihan menjahit, waktunya lebih lama, yakni 35 hari.

“Kalau menjahit mulai tanggal 2 Juni sampai 12 Juli. Karena menjahit itu banyak tahapan yang harus dikuasai. Mulai dari membuat pola, teknik menggunting, sampai menjahit yang baik dan benar,” tegasnya.

Lebih lanjut Sukiswo menegaskan bahwa seluruh peserta pelatihan merupakan warga yang tak memiliki kemampuan di bidang menjahit maupun pembuatan kue roti.

“Semuanya dari nol, sehingga diharapkan serius sampai betul-betul mahir,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Launching Jersey Baru. Mas Rusdi : Persekabpas Harus Bangkit, Naik Kasta dan Berjaya

Para supporter The Lassak alias Persekabpas harus siap-siap untuk mendukung 100...

Article Image
Ini Pesan Mas Bupati Rusdi Untuk Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan,  Rusdi sutejo menghimbau seluruh jamaah untuk  senant...

Article Image
Ribuan Warga Kabupaten Pasuruan Berangkat Haji

Ribuan warga Kabupaten Pasuruan, berangkat haji, Rabu (22/4/2026).Dari catatan K...

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...