Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

UPT LKD Kabupaten Pasuruan Latih Puluhan Penyandang Disabilitas Membuat Kue dan Menjahit

Gambar berita
04 Juni 2021 (19:05)
Pelayanan Publik
3574x Dilihat
0 Komentar
admin

Puluhan penyandang disabilitas mengikuti pelatihan di UPT LKD (Latihan Kerja Daerah) Kabupaten Pasuruan , Jumat (04/06)2021).

Mereka dilatih agar tetap produktif meski memiliki keterbatasan secara fisik.

Kepala UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Sukiswo mengatakan, total ada 32 penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan. Dengan rincian 16 orang diantaranya merupakan tuna rungu wicara dan 16 orang tuna daksa.

Untuk tuna rungu wicara mengikuti pelatihan menjahit. Sedangkan penyandang tuna daksa mengikuti pelatihan membuat roti kue.

“Untuk penyandang disabilitas mengikuti dua pelatihan. Para penyandang tuna rungi wicara kita latih menjahit dan penyandang tuna daksa kita ikutkan pelatihan membuat roti kue,” katanya.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan fasilitas berupa seragam kerja, konsumsi, uang transport dan sertifikat. Kata Sukiswo, sertifikat tersebut akan didapatkan peserta ketika selesai mengikuti pelatihan.

Bahkan, pasca pelatihan, para peserta akan mengikuti uji kompetensi. Apabila lolos maka akan mendapatkan sertifikat dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).

“Pelatihan ini berbasis kompetensi. Sehingga begitu selesai mengikuti pelatihan, para penyandang disablitas ini akan mengikuti uji kompetensi dari LSP. Kalau lolos maka dapat sertifikat,” jelasnya.

Dijelaskan Sukiswo, pelatihan dua kejuruan dilaksanakan dengan durasi yang berbeda. Dimana untuk pelatihan membuat kue roti dilaksanakan selama 18 hari, yakni mulai 2-19 Juni 2021. Sedangkan pelatihan menjahit, waktunya lebih lama, yakni 35 hari.

“Kalau menjahit mulai tanggal 2 Juni sampai 12 Juli. Karena menjahit itu banyak tahapan yang harus dikuasai. Mulai dari membuat pola, teknik menggunting, sampai menjahit yang baik dan benar,” tegasnya.

Lebih lanjut Sukiswo menegaskan bahwa seluruh peserta pelatihan merupakan warga yang tak memiliki kemampuan di bidang menjahit maupun pembuatan kue roti.

“Semuanya dari nol, sehingga diharapkan serius sampai betul-betul mahir,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...