Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

UPT LKD Kabupaten Pasuruan Latih 64 Pengangguran. Mulai Tata Rias, Menjahit dan Pembuatan Roti Kue

Gambar berita
21 Maret 2024 (08:35)
Pelayanan Publik
2865x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebanyak 64 warga yang belum memiliki pekerjaaan alias pengangguran mengikuti pelatihan yang digelar oleh UPT LKD Kabupaten Pasuruan.

Seperti yang terlihat di Kantor UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/3/2024) siang. Puluhan peserta mengikuti pelatihan tata rias, pembuatan roti kue dan menjahit.

Khusus untuk pelatihan tata rias, total ada dua kelas yang dibuka dengan masing-masing kelas berisikan 16 peserta. Sedangkan menjahit dan pembuatan roti kue masing-masing hanya satu kelas.

Kepala UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Umiasih Indrawati mengatakan, pelatihan dilaksanakan selama 30 hari, terhitung 15 pebruari - 22 maret 2024.

Selama pelatihan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas berupa makan minum, seragam2 setel, uang transport hingga obat-obatan serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Uang transport sehari kami beri Rp 60 ribu, dan kalau dikalikan 30 hari berarti Rp 1,8 juta dan kami berikan ketika hari terakhir pelatihan," kata Umi sembari melihat pelatihan tata rias di salah satu ruangan di kawasan UPT LKD.

Dijelaskannya, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. Terutama mereka-mereka yang merupakan korban PHK perusahaan adalah yang paling banyak mengikuti pelatihan.

"Kebanyakan korban PHK perusahaan yang ikut pelatihan. Sisanya ada yang baru lulus SMK atau SMA," jelasnya.

Ditargetkan, para peserta pelatihan akan punya cukup skill. Sehingga diharapkan bisa menjadi bekal untuk memiliki usaha mandiri.

"Makanya kami datangkan instruktur yang berpengalaman supaya membagikan ilmunya. Ketika sudah selesai, peserta sudah punya skill," tegasnya.

Sementara itu, Ro'sul Humaidah, salah satu peserta pelatihan tata rias dari Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso mengaku banyak mendapatkan ilmu make up dari instruktur yang khusus didatangkan dari Lembaga Kursus Pendidikan atau LKP. Usai pelatihan berakhir, ia bertekad untuk menjadi seorang make up artist demi dapat membiayai ketiga anaknya.

"Mulai dari membuat alis sampai make up bold saya bisa sekarang. Semoga ini jadi ladang rejeki saya," ungkapnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...

Article Image
Kapolda Jatim bersama Bupati Rusdi Pimpin Tanam Jagung Serentak di Rembang, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa...

Article Image
Siaga Tanpa Henti: Mas Rusdi Resmi Luncurkan UGD Puskesmas 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi meluncurkan layanan Unit Gawat Darurat (UGD)...