Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tingkatkan Jumlah Kunjungan, Disparbud Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Bromo 2018

Gambar berita
27 November 2018 (16:47)
Pariwisata
3725x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mendukung Bromo sebagai salah satu daftar destinasi wisata Indonesia yang wajib dikunjungi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar Festival Bromo 2018, di Lapangan Desa Ledog, Kecamatan Tosari, Minggu (25/11/2018).

Festival tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari 8 desa di Kecamatan Tosari, mulai dari desa kandangan, mororejo, baledono, ngadiwono, podokoyo, sedaeng, tosari dan wonokitri.

Agung Mariyono, Kepala Disparbud Kabupaten Pasuruan mengatakan, masing-masing desa menampilkan seni dan kebudayaan yang berbeda, diantaranya reog, jaranan, baleganjur, sendratari hingga ojung khas daerah pegunungan.

“Setiap desa boleh menampilkan lebih dari satu kesenian, sehingga semakin menambah semarak festival. Para wisatawan pun bisa melihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda, apakah sama atau ada perbedaan antara desa satu dengan desa lainnya,” kata Agung di sela-sela acara.

Ditambahkannya, seluruh penampilan peserta dilombakan, sehingga ada greget untuk masing-masing desa bisa menampilkan kesenian secara maksimal.

“Biar tampilnya pol-polan, maka kita lombakan dan kita beri hadiah. Pelaksanaannya mulai pagi sampai sore, dan malamnya kita umumkan,” jelasnya.

Sementara itu, Widian Singgih, salah satu tokoh adat Tengger menegaskan bahwasanya Kecamatan Tosari siap untuk menerima banyak tamu atau wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Saat ini pihaknya terus melakukan banyak pertemuan dengan tokoh adat, pemuka agama, kecamatan hingga lintas sektor lainnya. Tujuannya tak lain untuk semakin mengembangkan Kecamatan Tosari sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Pasuruan yang bisa mendunia.

“Meskipun kita jauh sama Bali, tapi kita juga optimis bahwa suatu saat nanti Kecamatan Tosari akan jauh lebih dikenal bukan karena Penanjakan Gunung Bromo saja, melainkan sampai dengan kesenian, kebudayaan hingga makanan khas dan keramahtamahan penduduk lambat laun akan semakin dikenal,” tandasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Persekabpas Launching Jersey Official Liga 3 Nusantara 2026/2027

Ribuan sakeramania menyaksikan launching persekabpas fast Menuju Liga 3 Nusantar...

Article Image
Meriahkan Hari Santri Nasional 2026. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Turnamen Futsal Sarungan Bupati Cup 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama kembali menggelar Turnamen...

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...