Untuk meningkatkan derajat ekonomi masyarakat prasejahtera, Pemerintah Kabupaten Pasuruan intens bersinergi dan berkolaborasi dengan beberapa pemangku kepentingan. Baik dari sektor swasta maupun unsur Pemerintah. Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko pada saat hadir dalam acara Penyaluran Bantuan Sosial kepada Lansia, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
"Ada beberapa strategi yang kami lakukan melalui program kegiatan di Perangkat Daerah dalam upaya penekanan angka kemiskinan. Terutama berkaitan erat dengan program yang saat ini sedang dilaksanakan di Kecamatan Kejayan, bagaimana kita menekan beban masyarakat kurang mampu dengan memberikan bantuan dan mendorong pendapatan mereka agar terus meningkat. Ini yang terus kami sinergikan dengan stakeholders terkait," ujarnya.
Di momen yang sama, Sekda Yudha juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan perhatiannya kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. Khususnya pemberian bansos bagi lansia dan ASPD, tali asih bagi TKSK dan relawan Tagana. Berikut penyerahan zakat produktif bagi pelaku Usaha Ultra Mikro, seperti yang telah diserahterimakan pada hari ini, Senin (10/7/2023).
"Kami sampaikan apresiasi sekali lagi kepada Pemprov Jatim yang memberikan perhatian yang luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terimakasih atas program dari Gubernur Jatim yang sudah menginisiasi untuk memberikan apresiasi berupa santunan dan bantuan sosial kepada masyarakat kami,"Â tuturnya dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Suwito Adi, Camat dan jajaran Muspika Kejayan serta perwakilan dari dari PT HM Sampoerna tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan menambahkan, penyerahan bansos kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan yang membutuhkan sebagai bentuk perhatian dari Gubernur Jawa Timur. Sehingga diharapkan dapat memberikan nilai guna bagi para penerimanya.
"Semoga bantuan ini bermanfaat dan mempunyai nilai keberkahan untuk Bapak Ibu semuanya. Juga teman-teman Tagana yang selalu ada dimana-mana. Kita bangga, dimanapun ada bencana, pasti ada Tagana yang penuh integritas, dedikasi dan kepedulian sosial yang tinggi," katanya.
Lebih lanjut, Kadisperindag Jatim menyatakan bahwa program sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan PT HM Sampoerna akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa. Sehingga dapat memberikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha ultra mikro agar dapat lebih berkembang lagi usahanya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan kepada 112 orang penerima manfaat di Kabupaten Pasuruan. Masing-masing, 20 orang penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) plus, 2 orang penerima bantuan ASPD dan diserahterimakan kepada 20 Tagana. Tidak terkecuali bagi 20 TKSK serta ke-50 pelaku Usaha Ultra Mikro yang tersebar di beberapa wilayah. (Eka Maria)
Komentar