Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan Serahkan Bantuan 400 APD Untuk Tenaga Medis Puskesmas

Gambar berita
18 Desember 2020 (15:29)
Kesehatan
2487x Dilihat
0 Komentar
admin

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menyerahkan bantuan sebanyak 400 APD (alat pelindung diri) kepada para tenaga medis di seluruh puskesmas se-Kabupaten Pasuruan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan diterima oleh Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, di Kantor Bupati Pasuruan, Jumat (18/12/2020).

Menurut Lulis, bantuan APD tersebut berasal dari Balai Kesehatan Lanal Malang, dan diserahkan oleh Danlanal Malang, Kolonel Laut Hreesang Wisanggeni di Pringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pasuruan. 400 APD yang diterimanya terdiri dari hazmat, sarung tangan maupun masker medis yang diharapkan bisa langsung digunakan oleh para tenaga medis yang bertugas di puskesmas.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Lanal Malang yang telah memberikan bantuan APD ini. Semoga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para tenaga medis yang ada di semua puskesmas di Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Selain APD, TP PKK Kabupaten Pasuruan juga menerima bantuan sebanyak 1200 pieces rapid test antibody yang nanti diperuntukkan untuk para ibu yang ingin mengecek kondisi badannya.

Ribuan pieces rapid test itu akan disebar di 6 eks pembantu bupati atau karesidenan di Kabupaten Pasuruan. Yakni Purwosari, Gondangwetan, Kejayan, Grati, Bangil, dan Pandaan. Kata Lulis, pelaksanaan rapid tes direncanakan akan digelar pada tanggal 23 Desember 2020.

“Kita ingin memperingati Hari Ibu dengan mengajak ibu-ibu ikut rapid test. Haru berani untuk memeriksakan kondisi badannya apakah terpapar atau tidak. Rapid memang bukan tolak ukur apakah seseorang dinyatakan positif atau negative Covid-19, tapi ini sebagai langkah awal pencegahan,” tegasnya.

Lebih lanjut istri Bupati Irsyad Yusuf itu menjelaskan bahwa pelaksanaan rapid test tidak dilakukan di puskesmas. Melainkan di ruangan terbuka yang ada di seluruh eks kawedanan atau pembantu bupati.

“Harus digelar di ruangan yang terbuka. Tempatnya bukan di puskesmas, tapi di eks kawedanan tanggal 23 Desember mendatang,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...