Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan Serahkan Bantuan 400 APD Untuk Tenaga Medis Puskesmas

Gambar berita
18 Desember 2020 (15:29)
Kesehatan
2541x Dilihat
0 Komentar
admin

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menyerahkan bantuan sebanyak 400 APD (alat pelindung diri) kepada para tenaga medis di seluruh puskesmas se-Kabupaten Pasuruan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan diterima oleh Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, di Kantor Bupati Pasuruan, Jumat (18/12/2020).

Menurut Lulis, bantuan APD tersebut berasal dari Balai Kesehatan Lanal Malang, dan diserahkan oleh Danlanal Malang, Kolonel Laut Hreesang Wisanggeni di Pringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pasuruan. 400 APD yang diterimanya terdiri dari hazmat, sarung tangan maupun masker medis yang diharapkan bisa langsung digunakan oleh para tenaga medis yang bertugas di puskesmas.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Lanal Malang yang telah memberikan bantuan APD ini. Semoga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para tenaga medis yang ada di semua puskesmas di Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Selain APD, TP PKK Kabupaten Pasuruan juga menerima bantuan sebanyak 1200 pieces rapid test antibody yang nanti diperuntukkan untuk para ibu yang ingin mengecek kondisi badannya.

Ribuan pieces rapid test itu akan disebar di 6 eks pembantu bupati atau karesidenan di Kabupaten Pasuruan. Yakni Purwosari, Gondangwetan, Kejayan, Grati, Bangil, dan Pandaan. Kata Lulis, pelaksanaan rapid tes direncanakan akan digelar pada tanggal 23 Desember 2020.

“Kita ingin memperingati Hari Ibu dengan mengajak ibu-ibu ikut rapid test. Haru berani untuk memeriksakan kondisi badannya apakah terpapar atau tidak. Rapid memang bukan tolak ukur apakah seseorang dinyatakan positif atau negative Covid-19, tapi ini sebagai langkah awal pencegahan,” tegasnya.

Lebih lanjut istri Bupati Irsyad Yusuf itu menjelaskan bahwa pelaksanaan rapid test tidak dilakukan di puskesmas. Melainkan di ruangan terbuka yang ada di seluruh eks kawedanan atau pembantu bupati.

“Harus digelar di ruangan yang terbuka. Tempatnya bukan di puskesmas, tapi di eks kawedanan tanggal 23 Desember mendatang,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...