Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tersisa 3 Bulan, PAD dari Tera dan Tera Ulang Capai Rp 336 Juta

Gambar berita
11 September 2019 (18:09)
Pelayanan Publik
3128x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga awal bulan September, penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) dari kegiatan tera dan tera ulang di Kabupaten Pasuruan tahun ini mencapai 74,67% dari target yang dipatok.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Edy Suwanto melalui Kabid Metrologi, M Ghozi mengatakan, apabila diuangkan, prosentase tersebut sama dengan Rp 336 juta. Sedangkan target penerimaan PAD dari sector tera dan tera ulang tahun 2019 ini dipatok sebesar Rp 450 juta.

“Mudah-mudahan bulan depan sudah tercapai,” ucap Ghozi saat ditemui di kantornya, Rabu (11/09/2019).

Kegiatan tera dan tera ulang tak hanya dilakukan di UPT Metrologi saja. Melainkan juga dengan melakukan sidang tera di pasar-pasar maupun desa hingga SPBU dan industry. Dengan tera, secara otomatis melindungi warga Kabupaten Pasuruan dari oknum penjual nakal yang mencurangi timbangan. Dalam prakteknya, seluruh timbangan di pasar-pasar di Pasuruan harus memiliki Cap Tanda Tera (CTT) maupun Surat Keterangan Hasil Penera (SKHP).

“Kalau tidak ada tanda CTT atau SKHP di alat ukurnya, warga jangan beli di pedagang itu,” jelasnya.

Dikatakan Ghozi, semua Ukuran Takaran Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP) sudah bertanda tera sah yang berlaku. Begitu juga dengan pedagang pengguna UTTP, pasti telah mendapat penjelasan langsung tentang penggunaan UTTP dengan benar beserta sanksinya.

“Kita punya penera, juga alat moda transportasi berupa mobil yang siap keliling melayani masyarakat, SPBU maupun perusahaan di Kabupaten Pasuruan. Istilahnya kita jemput bola,” tegasnya.

Lebih lanjut Ghozi menambahkan bahwasanya ada penambahan layanan tera selain timbangan dan SPBU, Yakni instalasi pengujian meter air yang melayani. meter air rumah tangga maupun industry.

“Sangat dibutuhkan, sehingga banyak yang order ke kita. Sudah jalan sebulan. Alhamdulillah, PDAM merespon sehingga sampai 150 meter air rumah tangga sudah dilayani,” tegas Ghozi kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Sosialisasi Nasional BP Taskin, Siap Gerak Cepat Atasi Kemiskinan di Pasuruan

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, hadiri Sosialisasi Rencana Induk (Rinduk) Perc...

Article Image
KDMP Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan Jadi Jujukan Kunjungan Lapang Banyak Daerah Lain di Jatim

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan progres...

Article Image
Ribuan Guru TK se-Kabupaten Pasuruan Meriahkan HUT IGTKI PGRI ke 76 dengan Tari dan Senam Massal

Apa yang terjadi jika Guru taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Pasuruan dikumpul...

Article Image
Pedagang Hewan Qurban di Pasuruan Raup Omset Puluhan Juta Rupiah

Mendekati Hari Raya Idul Adha, lapak-lapak penjualan hewan qurban di Kota dan Ka...

Article Image
Bupati Pasuruan Audiensi dengan BP TASKIN, Bahas Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur

Bupati Pasuruan beserta jajaran pemerintah daerah menggelar audiensi dengan Bada...