Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Takziah ke Rumah Duka Bocah Korban Pembunuhan di Wonorejo. Gus Shobih : Ikut Berbelasungkawa Sedalam-Dalamnya

Gambar berita
11 Agustus 2025 (17:24)
Umum
1486x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi keluarga almarhum M. Haidar Mustofa (10), korban pembunuhan oleh Mohamad Afandi (32), yang tak lain tetangganya sendiri di Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo.

Pantauan di lokasi, Gus Shobih - sapaan akrab Wabup Pasuruan ini datang pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 10.15 WIB. Begitu datang, ia tak langsung berkunjung ke rumah korban, namun terlebih dulu meninjau rumah pelaku yang rusak akibat amukan massa.

Di sana, ia meminta Muspika Wonorejo bersama warga untuk menjaga kondusifitas lingkungan di sekitar tempat kejadian serta terus melakukan pemantauan. Tujuannya tak lain agar tidak ada aksi pengrusakan yang sama.

"Sebab hal tersebut juga tidak dibenarkan secara hukum. Tapi kami juga memahami bagaimana perasaan keluarga yang telah ditinggalkan, mungkin itu sebagai spontanitas warga sampai merusak rumah pelaku," katanya. 

Selang beberapa menit kemudian, Gus Shobih takziah ke rumah almarhum.  Kedatangannya sudah ditunggu Juli Eko, ayah kandung korban. 

Menurut Gus Shobih, kedatangannya tak lain untuk menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Haidar yang mengaku sangat kehilangan sosok putera kebanggaannya itu. 

"Saya hanya ingin memastikan psikologi orang tuanya. Karena sebagai seorang ayah yang kehilangan anaknya, kita semua pasti tahu bagaimana sakitnya," ungkapnya.

Saat ditanya seputar apa saja yang diperbincangkan dengan ayah korban, Gus Shobih mengaku lebih memilih untuk menjaga perasaan, sebab masih dalam kondisi berduka.

"Saya tidak sempat ngobrol banyak karena kondisi masih berduka," singkatnya. 

Lebih lanjut Gus Shobih menegaskan bahwa dalam kasus ini, pelaku menurut keterangan polisi memiliki latar belakang orang dengan gangguan jiwa alias ODGJ.

Penyebabnya pun diduga karena pengangguran sampai ditinggal oleh istrinya. Oleh sebab itu, Pemkab Pasuruan akan berupaya untuk memperhatikan permasalahan seputar pengentasan kasus pengangguran di daerah. 

"Katanya pak Kades sudah tiga kali datang minta pekerjaan. Istrinya juga meninggalkan rumah karena gak kuat. Dari sini, kami juga harus memikirkan dan memperhatikan tentang pengangguran. Mudah-mudahan ikhtiyar Pak Bupati dan kami untuk secara bertahap menyelesaikannya," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...

Article Image
3 Jemaah Haji Kabupaten Pasuruan Wafat Di Tanah Suci

Inna lillahi wa inna ilaiho rojiun. Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji...