Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Takmir Masjid Diedukasi Cara Potong Hewan Qurban Sesuai Syariat Islam

Gambar berita
15 Mei 2024 (04:24)
Pelayanan Publik
2457x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Masih ditemukannya segelintir masyarakat yang belum memahami pentingnya menyembelih hewan qurban yang sesuai syariat agama Islam, membuat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan memandang perlu adanya sosialisasi.

Seperti yang terlihat di Aula Jurang Tebas, Kecamatan Gondangwetan pada Rabu (15/5/2024) pagi. Puluhan takmir masjid, musholla hingga panitia qurban di desa-desa sengaja diundang.

Tujuannya tak lain untuk memberikan pengetahuan seputar tata cara pemotongan hewan qurban yang sesuai syariat islam dan Kesrawan (kesejahteraan hewan).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah mengatakan, pihaknya mengundang Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Pasuruan untuk membantu menjelaskan tata cara pemotongan hewan qurban yang benar secara syariah Islam.

Sebab sampai saat ini masih ditemukan warga yang belum mengetahui tata cara penyembelihan hewan qurban yang baik dan benar. Khususnya treatment cara merobohkan hewan qurban seperti sapi atau kerbau tanpa harus menyakitinya.

"Karena penyembelihannya banyak yang dilakukan di luar RPH (rumah pemotongan hewan), jadi ada yang masih kami temukan cara merobohkan hewan qurban yang tidak sesuai dengan kesejahteraan hewan, sampai sapi nya berontak, lari, maka dampaknya juga ke rasa daging," katanya.

Dijelaskan Alfiah, sosialisasi digelar di 7 titik di wilayah Kecamatan Gondangwetan, Puspo, Lumbang, Tutur dan Kecamatan Gempol.  Dalam prakteknya, proses penyembelihan hewan kurban harus memenuhi dua aspek sekaligus, yakni aspek kehalalan dan aspek kesejahteraan hewan.

Kedua aspek tersebut sejalan dengan persyaratan prinsip dasar penyembelihan. Sehingga peran juru sembelih menjadi sangat penting dalam memastikan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar memenuhi persyaratan syariat Islam.

"Titik kritis yang dapat menyebabkan daging menjadi tidak halal adalah cara penyembelihan hewan yang tidak sesuai dengan syariah agama Islam. Maka dari itu persyaratan prinsip dasar penyembelihan harus dilakukan yakni penanganan ternak yang baik, penggunaan pisau yang tajam, teknik penyembelihan yang cepat dan tepat," tegas Alfiah.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda menjelaskan, proses penyembelihan hewan qurban harus cepat, sekali ayun, dan memotong 3 saluran yaitu: hulqum, mar'i, dan wadjadain atau saluran nafas (trachea), saluran makan (esofagus) dan pembuluh darah kiri dan kanan yang ada di bagian leher (arteri carotis comunis).

"Kecakapan Juru sembelih dapat berpengaruh terhadap kualitas daging dan kehalalan daging kurban," terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...