Sebagai bagian dari masyarakat sipil, Organisasi Masyarakat (Ormas) diharapkan mampu mendorong perubahan sosial melalui pemberdayaan dan penguatan arus bawah. Seruan itu disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo pada saat membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas dan Pemberdayaan Ormas.
Dalam
forum diskusi bertema “Organisasi Masyarakat Dalam Memperkuat Demokrasi dan
Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat” yang diadakan di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan
Prigen pada hari Jumat (18/4/2025) tersebut, Mas Rusdi menekankan tentang
urgensitas kemitraan strategis antara Pemerintah Daerah dan Ormas. Bersama-sama
berperan aktif dan berkontribusi, mendukung Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam
melaksanakan program-program pembangunan dan melakukan perubahan sosial adalah
tujuan utamanya.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Panjenengan semua atas dukungannya kepada Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan. Mari bersama-sama kita mewujudkan semua program ke depannya dengan peran aktif dan kontribusi ormas,” ujarnya.
Lebih
lanjut, Kepala Daerah mengisyaratkan tentang sinergi kolaborasi antara ketiga pilar
pembangunan yang harus dimaksimalkan secara kolektif dan berkelanjutan. Baik Pemerintah
maupun kedua aktor pembangunan lainnya yakni sektor swasta dan Ormas yang juga
merupakan bagian dari masyarakat. Ketiganya harus senantiasa menjalin hubungan
yang sinergis, seperti yang disyaratkan dalam Pancasila dan UUD 1945.
“Monggo kami persilahkan jika ada masukan dan perspektif yang dibutuhkan untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan. Mari kita buktikan kinerja secara bersama-sama. Berkarya terbaik untuk membangun masyarakat Kabupaten Pasuruan dengan saling melengkapi,” pintanya.
Didampingi
oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan,
Eddy Supriyanto, Mas Rusdi tak lupa mengingatkan kembali tentang peran penting
Ormas dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak hanya sebagai mitra Pemerintah
dalam melaksanakan pembangunan saja. Tetapi juga menjadi penghubung masyarakat
sekaligus turut andil dalam menjadi stabilitas ketertiban dan keamanan. (Eka
Maria)
Komentar