Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Setiap Rabu, ASN/Non ASN Pemkab Pasuruan Diimbau Kenakan Udeng dan Syal Khas Daerah

Gambar berita
21 Februari 2024 (03:13)
Kepegawaian
3674x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Setiap hari rabu, seluruh ASN dan non ASN Pemkab Pasuruan dihimbau untuk menggunakan udeng dan syal/selendang khas daerah.

Himbauan ini disampaikan oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto melalui Surat Edaran (SE) dan diterapkan sejak hari ini, dan dilaksanakan setiap hari rabu.

Pantauan di lapangan, Andriyanto menggunakan udeng khas Tengger saat membuka acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, Rabu (21/2/2024) pagi.

Tak hanya Andriyanto, para pejabat yang mendampingi juga ikut memakai udeng dan syal /selendang khas Kabupaten Pasuruan. 

Menurut Andriyanto, untuk udeng dikenakan oleh pegawai laki-laki, dan syal/selendang dikenakan pegawai perempuan. Ia berpendapat bahwa mengenakan udeng dan syal setiap hari rabu menjadi wujud kecintaan dan kebanggaan pada bangsa dan negara.

"Saya ingin semua pegawai menumbuhkan rasa kebangsaannya dalam wujud memakai udeng dan syal khas daerah. Maka saya himbau setiap hari rabu untuk mengenakannya," katanya

Perihal motif, Andriyanto meminta para seniman/budayawan untuk berkreasi. Dalam artian mengembangkan motif khas Kecamatan Tosari, yakni Gunung Bromo dan Bunga Edelweis, dan menambahkan motif yang dimiliki masing-masing kecamatan.

"Silahkan para seniman atau budayawan bisa berkreasi. Yang penting tetap menampilkan motif khas daerah Kabupaten Pasuruan," terangnya.

Lebih lanjut Andriyanto menegaskan bahwa himbauan memakai udeng dan syal khas daerah juga diberlakukan bagi ASN/Non ASN di tingkatan Desa/ Kelurahan se-kabupaten Pasuruan.

Ia pun mengajak seluruh pegawai untuk bangga mengenakan udeng dan syal khas daerah dan memamerkannya sebagai ciri khas ASN Pemkab Pasuruan.

"Harus dibanggakan karena memakai kearifan lokal. Bukan hanya hiasan semata, tapi memperkuat identitas kebangsaan," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...