Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Satuan Pendidikan se-Kabupaten Pasuruan Kompak Deklarasi Anti Kekerasan

Gambar berita
03 Desember 2024 (09:52)
Pendidikan
878x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Mengantisipasi terulangnya aksi kekerasan pada pelajar, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Pasuruan, berdeklarasi.

Deklarasi Bersama Gerakan Anti Kekerasan itu dilaksanakan di UPT SMPN 1 Beji, Selasa (3/12/2024) pagi dan dihadiri oleh Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto dan undangan lainnya.

Pantauan di lokasi, deklarasi dibacakan oleh salah satu guru di SMPN 1 Beji. Total ada 7 item penting yang harus diperhatikan oleh seluruh satuan pendidikan, baik peserta didik, pendidik, tenaga pendidikan, komite sekolah dan stake holder pendidikan. 

Pertama, mewujudkan satuan pendidikan yang memenuhi hak dan melindungi peserta didik dan seluruh ekosistem pendidikan dari kekerasan.

Kedua, bertekad mewujudkan sekolah zona berintegritas bebas dari korupsi.

Ketiga, melaksanakan disiplin positif, untuk mewujudkan pembelajaran yang aman, nyaman, menyenangkan dan mengimplementasikan pendidikan anti korupsi.

Keempat, membuat dan melaksanakan program pencegahan dan penanganan kekerasan.

Kelima, menyediakan layanan layanan penanganan kasus secara baik, mandiri dan berjejaring dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

Keenam, melaksanakan dan membangun budaya pembelajaran berdasarkan ajaran agama dan nilai-nilai karakter bangsa yang beriman, jujur dan bertanggung jawab.

Ketujuh, melaksanakan nilai-nilai kejujuran, akhlaq mulia dan nilai luhur pendidikan karakter bangsa sebagai budaya sekolah ddmi terwujudnya Pasuruan Sejahtera dan Maslahat.

Menurut Tri, deklarasi anti kekerasan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Pasuruan menjadi komitmen semua pihak untuk menekan kasus kekerasan yang masih terjadi sampai sekarang. 

"Kalau mulai Januari sampai sekaranh ada lima kasus kekerasan yang dilaporkan ke kami. Kami memandang jumlah ini harus bisa ditekan semaksimal mungkin," katanya.

Sebelum ada deklarasi, Dispendikbud Kabupaten Pasuruan menurut Tri telah meminta setiap sekolah untuk membentuk Satgas Anti Kekerasan. Tujuannya tak lain agar ada koordinasi serta aksi cepat tanggap jikalau ada kasus kekerasan di sekolah.

"Sekolah sendiri sudah kami minta untuk membentuk satgas penanganan dan pencegahan, tujuannya supaya kalau ada kejadian bisa diantisipasi sedini mungkin," jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan, Pemkab Pasuruan melalui Dispendikbud diintruksikan untuk melakukan tindakan tegas jikalau ada kasus kekerasan yang terjadi dalam satuan pendidikan.

"Baik kekerasan fisik maupun psikhis, saya minta Dispendikbud untuk menindak tegas pelaku kekerasan. Tindakan ini berupa teguran keras supaya ada efek jera" tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...

Article Image
Tinjau Banjir Kedungringin. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto Acungi Jempol Pemkab Pasuruan Bangun Shelter dan Terus Penuhi Kebutuhan Kedaruratan Warga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto berku...

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...