Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

RSUD Grati Punya 2 Mesin Pemulasaran Jenazah Covid-19

Gambar berita
12 Januari 2021 (14:16)
Kesehatan
3661x Dilihat
0 Komentar
admin

RSUD Grati kini punya alat/mesin pemulasaran jenazah Covid-19.

Tak hanya satu, tapi dua mesin sekaligus yang sudah difungsikan sejak seminggu lalu.

Direktur RSUD Grati, Drg Dyah Retno Lestari mengatakan, kedua mesin tersebut sangat penting, mengingat sejak adanya kasus pasien Covid-19 di RSUD Grati yang meninggal dunia, proses pemulasarannya selalu dilakukan di RSUD Bangil.

Hal tersebut selain membutuhkan tenaga dan waktu yang cukup lama, juga membuat resah dan gundah keluarga pasien.

“Banyak keluarga pasien yang gundah dan resah, karena masih harus dibawa ke RSUD Bangil untuk dipulasarakan. Baru setelah selesai, kembali dibawa keluarga, diantar petugas pemulasaran diikuti pihak keluarga untuk langsung dimakamkan,” kata Retno, di sela-sela kesibukannya, Selasa (12/01/2021).

Sejak dioperasionalkan seminggu lalu, setidaknya sudah ada 4 jenazah Covid-19 yang dipulasarakan di RSUD Grati. Keempat jenazah tersebut terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Kata Retno, seluruh jenazah tersebut dipulasarakan oleh 6 orang petugas laki-laki (2 diantaranya THL atau tenaga harian lepas) dan 2 petugas perempuan yang secara bergantian melaksanakan tugasnya.

“Khusus jenazah perempuan, sesuai pesan Pak Wakil Bupati harus dipulasarakan petugas perempuan. Kita sudah punya satu, kemudian hari ini ada yang melamar 1 orang lagi, sehingga kita butuh 1 orang lagi yang kita butuhkan. Syaratnya di bawah 40 tahun dan harus punya fisik yang kuat, karena memindahkan jenazah dari mesin ke peti jenazah,” terangnya.

Lebih lanjut Retno menjelaskan, kedua alat tersebut ditempatkan di Gedung Instalasi Kamar Jenazah yang letaknya di bagian belakang RSUD Grati. Di mana mesin tersebut merupakan barang pengadaan yang berasal dari BTT (Biaya tidak terduga) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

“Gedungnya kita pisah cukup jauh dengan layanan utama. Karena kebetulan ini khusus pasien Covid-19, jadi harus dipisah sehingga kami tempatkan di bagian belakang,” ucapnya.

Cara kinerja mesin yang terbilang baru ini, sangat membantu dalam menghindari sentuhan fisik antara petugas dengan jenazah Covid-19, sehingga diharapkan bisa mencegah semakin meluasnya penularan virus corona.

Mesin tersebut menurut Retno, dirancang tertutup dengan dilengkapi pelindung kaca plus ada aliran air mengalir seperti pancuran. Air tersebut bisa mengenai seluruh permukaan kulit jenazah, dari segala arah.

“Ada alat berbentuk lingkaran untuk meratakan aliran air sehingga mengenai seluruh permukaan kulit jenazah,” ungkapnya.

Selain menyemprotkan air ke seluruh permukaan kulit, mesin ini menurut Mujib juga dilengkapi dengan alat yang bisa merubah posisi jenazah ke kanan dan ke kiri, tanpa dipindahkan dengan kontak fisik secara langsung.

“Kalau dulu dimiringkan oleh petugas secara langsung, tapi mesin ini bisa bekerja supaya jenazah bisa dimiringkan ke kiri dan kanan,” singkatnya.

Sementara itu, selama memulasarakan jenazah Covid-19, seluruh petugas diwajibkan memakai hazmat. Sedangkan selama pemulasaran, keluarga almarhum/almarhumah dilarang untuk ikut memandikan. Melainkan cukup melihat proses pemulasaran di ruang edukasi keluarga. Menurut Retno, di ruangan tersebut disediakan TV layar datar yang menampilkan proses pemulasaran jenazah Covid-19 melalui CCTV atau televisi sirkuit tertutup.

“Semata-mata kita lakukan agar keluarga juga terhindar dari penyebaran Covid-19. Tetap aman dan bisa melihat proses pemulasaran jenazah melalui TV layar datar yang ada di ruangan,” jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...