Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Santri Ikuti Upacara Bendera Memperingati Hari Santri Nasional 2017

Gambar berita
22 Oktober 2017 (10:59)
Umum
3805x Dilihat
0 Komentar
admin

Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2017, di Alun-alun Bangil, Minggu (22/10/2017) pagi.

Tepat pukul 08.00 WIB, upacara tersebut dimulai, di mana seluruh petugas dan peserta upacara kompak mengenakan sarung, baju koko, kopyah maupun gamis sebagai identitas seorang santri.

Mulai dari Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang bertugas sebagai Inspektur Upacara. Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan itu mengenakan sarung dan baju koko warna putih, serta dipadu padankan dengan jas hitam dan kopyah hitam. Begitu juga dengan para tamu undangan yang semuanya mengenakan baju koko putih dan sarung plus kopyah hitam, diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono, para alim ulama seperti Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, Rois Surya PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birul Alim, KH Mujib Imron, KH Musonnef dan undangan lainnya.

Tak ketinggalan, para petugas upacara, semuanya juga para santri, seperti Hariono (Satcorcab PCNU Bangil) yang bertindak sebagai Perwira Upacara, kemudian Hasan (Banser Kabupaten Pasuruan) sebagai Komandan Upacara, Khotib (Anggota Banser) sebagai Pembaca Teks UUD 1945, M Noval Murtadhoh sebagai Pembaca Ikrar Santri, Ahmad Irawan (PCNU Kabupaten Pasuruan) sebagai Pembaca Resolusi Jihad, serta 3 santri dari Ponpes Darullughoh Wad Da’wah Rcai sebagai Pengibar Bendera Merah Putih.

Secara keseluruhan, Bupati Irsyad memberikan acungan jempol untuk jalannya upacara. Terlebih kepada puluhan santri yang menjadi pasukan pengibar bendera, Irsyad memberikan nilai sempurna.

“Secara keseluruhan saya ucapkan banyak terima kasih, karena upacara ini bejalan lancar, Khususnya untuk pasukan pengibar bendera, saya berikan nilai sempurna tanpa cacat, luar biasa,” kata Irsyad dalam sambutannya.

Kepada seluruh santri di Kabupaten Pasuruan, Irsyad berharap agar tak hanya melengkapi dirinya dengan ilmu agama dan didikan untuk berakhlaqul karimah, melainkan harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Di era millennia atau modernisasi seperti sekarang ini, santri bukan hanya berdiri di garda paling terdepan masalah agama, akan tetapi juga harus berkontribusi pada pembangunan. Menguasai Iptek itu sudah merupakan keharusan, karena kita akan ketinggalan oleh orang-orang lain yang sudah berlari jauh, sementara kita masih merangkak. Maka dari itu, saya ajak semua santri untuk juga bisa mempelajari iptek, tapi yang pasti tetap menjadikan agama dan aqidah sebagai nomor satu,” imbuhnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...