Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Gambar berita
27 Januari 2026 (12:06)
Pelayanan Publik
858x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2026 mencapai Rp 3,6 Milyar.

Target tersebut seperti yang disampaikan Direktur Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan, Za'ari di sela-sela kesibukannya, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, target tersebut optimis dapat dicapai sebelum akhir tahun. Sebab jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu, dari target PAD sebesar Rp 3 milyar, realisasinya justru melampaui, yakni Rp 3,3 milyar. 

"Kami optimis target ke PAD tahun ini bisa tercapai meski kami naikkan nominalnya," katanya. 

Dijelaskan Zaari, keberhasilan Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta dalam meningkatkan setoran PAD dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, menekan faktor kehilangan air alias kebocoran pipa yang dampaknya bisa bermacam-macam. Mulai dari pembengkakan biaya operasional dan membuat kerugian besar bagi perusahaan.

"Padahal ada rupiah yang bisa kita peroleh ketika faktor kebocoran turun, karena bisa kita distribusikan ke pelanggan," imbuhnya. 

Soal kebocoran, Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta berupaya melakukan perawatan, khususnya peremajaan pada pipa-pipa yang usianya sudah sangat tua. Kata Zaari, tingkat kebocoran air sudah berhasil diturunkan, dan kini ada di angka 25% dan akan terus diturunkan sampai di bawahnya. 

"Target normalnya di bawah 25 persen dan akan kami kejar untuk bisa melaksanakannya dengan baik," terangnya. 

Hal selanjutnya yang dilakukan untuk mendongkrak pendapatan pada Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta adalah penerapan efisiensi pada pengeluaran yang tidak menjadi prioritas. 

“Kegiatan yang sekiranya kurang bermanfaat dan boros dipangkas untuk menekan pengeluaran yang sia-sia,” sambung Za’ari.

Ketiga, faktor kenaikan kontribusi PAD dipicu karena kenaikan jumlah pelanggan. Kenaikan pelanggan terjadi karena layanan Perumda Giri Nawa Tirta meningkat.

“Dari sisi pelayanan ketika ada keluhan, responsif, sat set dan selalu cepat dalam menyelesaikan persoalan di lapangan,” tambahnya.

Za'ari bersyukur karena tingkat kepercayaan pelanggan ke perusahaan daerah ini meningkat sehingga yang memanfaatkan layanan pun bertambah. 

“Sambungan rumah sudah mencapai 44.000, perusahaan yang kerjasama juga menambah pemakaian yang sangat signifkan,” tambah Za’ari. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...