Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ratusan Rumah Warga di 3 Kecamatan Terendam Banjir

Gambar berita
26 Februari 2024 (09:50)
Lingkungan
2310x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ratusan rumah warga di wilayah Kecamatan Winongan, Gondangwetan dan Grati, Kabupaten Pasuruan terendam banjir, Minggu (25/2/2024) malam.

Di Winongan, banjir menerjang Desa Prodo, Sidepan dan Desa Bandaran. Sedangkan di Gondangwetan, banjir menggenangi pemukiman warga Desa Ranggeh, Bayeman, Sekarputih, dan Kelurahan Gondangwetan. Sementara untuk wilayah Grati, puluhan rumah warga Dusun Kebrukan, Desa Kedawung kulon juga kebanjiran. 

Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi mengatakan, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat lebat sejak siang hingga sore, plus air laut yang dalam kondisi pasang. 

Akibatnya, DAS (daerah aliran sungai) Rejoso maupun Sungai Petung tak mampu menampung debit air yang begitu besar, sehingga meluap ke pemukiman warga.

"Kedua sungai meluap sehingga air meluber ke pemukiman warga," kata Sugeng saat ditemui di ruangannya, Senin (26/2/2024) siang. 

Banjir mulai masuk ke pemukiiman warga sejak pukul lima sore. Ketinggiannya rata-rata 20-40 sentimeter. Namun untuk di Dusun Kebrukan, banjir bisa setinggi satu meter. 

Kata Sugeng, posisi pemukiman warga berada di bawah bantaran sungai, sehingga secara otomatis ketika sungai meluap, warga harus bersiap diri menghadapi rumah mereka kebanjiran sampai setinggi dada orang dewasa.

"Ada yang sampai setinggi dada orang dewasa. Tapi hanya sedikit, sisanya rata-rata 40 sentimeter," akunya.

Beberapa jam pasca banjir, Tim Reaksi Cepat BPBD langsung membantu warga dalam hal kedaruratan. Bahkan sudah membangun dapur umum untuk mendistribusikan nasi bungkus bagi warga terdampak yang aktifitasnya terhenti karena banjir. 

"Saat ini FPRB, destana dibantu personil kecamatan, koramil dan polsek melakukan upaya pengamanan dan pendataan warga yang terdampak serta antisipasi evakuasi apabila diperlukan. Selanjutnya juga berkoordinasi dengan BPBD dan UPT Welang Pekalen Dinas PU SDA Jatim," tegas Sugeng. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...