Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Pasuruan Pertajam Testing dan Tracing di Wilayah Banyak Kasus

Gambar berita
03 Juli 2021 (23:07)
Pelayanan Publik
2200x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali yang diterapkan terhitung mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021) merupakan momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk melakukan penajaman pelaksanaan PPKM Mikro. Pernyataan itu disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyikapi ikhtiar tak terputus Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah dalam menekan laju peningkatan kasus harian Covid-19 di tanah air.

Adapun upaya penajaman PPKM Mikro yang akan dilakukan yakni dengan meningkatkan langkah testing (pemeriksaan dini) dan tracing (pelacakan kontak). Tujuannya tidak lain untuk mengidentifikasi mereka yang terpapar Covid-19 maupun tidak.

“Camat, Kapolsek dan Danramil di 24 Kecamatan harus memantau wilayahnya yang banyak kasus. Testing dan tracing-nya juga harus direncanakan. Data-data yang meninggal juga harus dipantau. Sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan bisa ditekan”, tandasnya pada saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, Jumat malam (2/7/2021).  

Disampaikan di hadapan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Forkopimda Kabupaten Pasuruan, Bupati juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk mendata ulang sebaran zonasi Covid-19 tingkat RT di Kecamatan Bangil. Hal itu dikarenakan disana merupakan kawasan yang paling banyak kasusnya.

Kepala Daerah menambahkan, agar pelaksanaan PPKM Mikro dalam rentang waktu pengaplikasian PPKM Darurat tersebut efektif dan membuahkan hasil, dibutuhkan sosialiasi secara kontinyu. Harapannya, masyarakat akan memiliki kesadaran diri untuk melaksanakannya. Sehingga target penurunan jumlah kasus harian Covid-19 di Kabupaten Pasuruan dapat segera terwujud.    

“Yang terpenting, harus ada sosialisasi terkait pemberlakuan PPKM Mikro Darurat. Maka dari itu, mari bersama-sama kita sosialisasikan apa saja yang menjadi cakupannya melalui beragam media. Bisa banner, leaflet, baleho atau digital poster yang lebih mudah diviralkan lewat medsos”, terang Bupati dalam forum rakor evaluasi penanganan Covid-19 yang juga dihadiri Wakil Bupati Mujib Imron, Sekretaris Daerah Anang Syaiful Wijaya serta Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan tersebut. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...