Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puncak Musim Hujan, Waspadai Serangan Nyamuk Aedes Aegypti

Gambar berita
01 Februari 2019 (16:17)
Pelayanan Publik
5669x Dilihat
0 Komentar
admin

Masyarakat wajib mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang setiap saat mengintai di puncak musim hujan. Himbauan ini disampaikan Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan  Kabupaten Pasuruan, dr. Rahmat Aprillah menyikapi relatif tingginya jumlah korban jiwa di wilayah Jawa Timur yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue yakni mencapai 52 jiwa, terhitung sampai hari Kamis (30/1/2019) pukul 17.00 WIB.

Adapun total jumlah kasus suspect Demam Berdarah Dengue (DBD) di penghujung bulan Januari tahun ini sebanyak 3.212. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan ada 19 kasus dengan jumlah korban meninggal 2 jiwa dengan sebaran daerah endemis yang tersebar di beberapa Kecamatan. Diantaranya, Beji, bangil, Pandaan, Winongan dan Wonorejo.

“Kami terus galakkan gerakan Gemas Darling alias Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan yang tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan langkah pembarantasan sarang-sarang nyamuk. Kami memberlakukan satu rumah satu kader Jumantik atau Juru Pemantau Jentik.  Artinya, di setiap rumah, ada satu kader yang menjadi Jumantik”, jelasnya pada saat melakukan dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Pasuruan, Jumat (1/1/2019).

Upaya mempersempit jumlah wilayah Desa endemis untuk mencegah timbulnya kematian akibat DBD juga terus digencarkan. Diantaranya dengan bersinergi dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Pasuruan melalui program pemberantasan DBD.

“Fokus pemberantasan nyamuk penyebab DBD kami lakukan dengan mengedepankan program PSN 4M Plus yakni menguras, menutup, mendaur ulang dan memantau jentik. Hal itu selalu kami tekankan kepada Puskesmas untuk memberikan sosialisasi edukasi tentang upaya preventif pencegahan DBD di puncak musim hujan”, tandas pria berkacamata yang dikenal ramah ini.

Menurutnya, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya. Terutama dengan intens melakukan beberapa tindakan pemberantasan sarang-sarang nyamuk, sehingga dapat mereduksi jumlah kasus DBD. Tidak terkecuali rajin memeriksa kondisi sekitar rumah untuk memastikan tidak adanya tempat perkembangbiakan jentik nyamuk.

“Masyarakat juga harus mewaspadai gejala DBD. Jika ada anggota keluarga atau semisal kita sendiri mendadak mengalami demam disertai mual dan muntah, segera periksakan ke dokter terdekat. Jadi bisa langsung dideteksi dini”, pungkasnya. (Eka Maria)    

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...