Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puluhan Komunitas di Kabupaten Pasuruan Diajak Awasi Pemilu 2024

Gambar berita
18 November 2023 (06:34)
Politik
2340x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Pasuruan melibatkan berbagai komunitas untuk ikut mengawasi seluruh tahapan Pemilu 2024.

Seperti yang terlihat di salah satu hotel di Kawasan Kecamatan Prigen, Sabtu (18/11/2023) pagi. 

Puluhan perwakilan lintas komunitas seperti BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), FORKUGAMA (Forum Komunikasi Umat Beragama) Pasuruan, KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Pasuruan, Kwartir Cabang Pramuka Pasuruan, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Pasuruan, Asosiasi Jurnalis Pasuruan Bersatu, diundang.

Mereka diajak untuk mengawasi 4 isu penting yang kerapkali terjadi dalam Pemilu. 

Koordinator divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Ahmad Thoifur Arif mengatakan, Bawaslu punya amanat untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kepada masyarakat secara luas tentang pengawasan Pemilu.

Khususnya 4 isu penting yaitu netralitas ASN, disinformasi atau hoak, money politik dan politisasi SARA. Empat hal tersebut harus dikawal agar tak ada pelanggaran yang mencederai pemilu itu sendiri.

"Netralitas ASN, berita hoax, politik uang dan politisasi SARA itu jadi permasalahan krusial yang harus diawasi. Maka dari itu, kita gandeng berbagai komunitas untuk menjadi kepanjangan tangan Bawaslu juga," katanya.

Konteks di lapangan, masyarakat yang tergabung dalam komunitas tertentu dapat menjadi pengawas partisipatif. Sehingga punya PR (pekerjaan rumah)  untuk mentransformasikan ilmunya kepada para anggotanya.

"Diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mengawal Pemilu tanpa ada pelanggaran. Supaya masyarakat agar tahu bahwa politik uang menjadi salah satu bentuk pelanggaran pidana. Ada konsekuensi hukumnya apabila terbukti melakukannya," terang Arif. 

Outputnya, para peserta akan menyusun rancangan tindak lanjut (RTL) dengan membuat kegiatan di komunitas masing - masing. Agar pengawasan partisipatif dapat lebih mengakar di masyarakat. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri RAT ke-25, Bupati Rusdi Buka Peluang Kolaborasi Pemda dengan BMT-UGT Nusantara

BMT-UGT Nusantara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 se...

Article Image
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025. Mas Rusdi : Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Umur Harapan Hidup Sampai Komponen Pendidikan, Meningkat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaba...

Article Image
Danrem Kohir dan Gus Shobih Resmikan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Lumbang

Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir bersama Wakil Bupa...

Article Image
Halal Bihalal dengan Ribuan ASN. Bupati Rusdi : Jadikan Idul Fitri Momen Mereset Perilaku dan Kinerja Jadi Makin Baik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel bersama dan Halal Bihalal Idul Fitr...

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...