Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Publikasi Potensi Desa Jadi Bahasan Diskusi Publik Kelembagaan KIM

Gambar berita
25 April 2018 (15:08)
Pemerintahan
3682x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mensukseskan kinerja Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pasuruan, pemkab mendatangkan narasumber dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) dengan membahas cara meningkatkan potensi daerah melalui pemberitaan yang dikelola oleh warga dan perangkat desa dalam hal ini Lurah dan Camat.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Graha Bina Praja Rabu (25/4/2018) itu, narasumber yang bernama Zainal Arifin Emka tersebut membeberkan sejumlah tugas yang akan diemban Lurah dan Camat kemudian turun ke masyarakat sebagai pegiat KIM di lingkungannya.

Karena ia melihat banyak potensi desa di Kabupaten Pasuruan yang bisa di publikasikan. “Untuk pertama itu harus memahami fungsi media. Jadi harus paham hal apa yang dapat menjadi besar nantinya di lingkungan,” ucapnya.

Beberapa kali Zainal mencontohkan media massa yang mampu mengangkat potensi daerah dengan pemberitaan yang sangat menarik. Dengan itu, ia mencoba mengajak para Lurah dan Camat untuk lebih peka dengan lingkungannya.

“Jadi yang bisa dimuat itu bukan hanya berita berat saja, karena lama-lama orang akan jenuh. Berita ringan yang sekiranya tidak dijangkau oleh media massa bisa dimunculkan, dan itu patut dinaikkan agar mengerti prestasi desa tersebut,” kata pria yang juga wartawan senior tersebut.

Selain itu, ia juga memberi contoh seperti media mainstream yang secara cepat memviralkan berita yang sebenarnya tidak terlalu menarik untuk dibahas. Namun itu dibuat untuk contoh agar Lurah dan Camat semangat dalam mengelola KIM.

“Lurah/Kepala desa harus bisa jadi jembatan antara Pemkab Pasuruan dengan masyarakat. Jadi tidak ada sekat bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya, yakni pemberitaan melalui media yang dikelola KIM,” tuturnya.

Akan tetapi Zainal tetap mengingatkan kepada pegiat KIM agar menggunakan Bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat. karena jika meniru apa yang sudah dilakukan oleh media massa, tentu masyarakat akan kesulitan dalam memahami isi dari berita tersebut.

“Yang enak itu membuat berita dengan bahasa yang sering digunakan oleh masyarakat. Karena dengan sajian tersebut mereka akan mudah untuk mencerannya,” pungkasnya.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...