Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Polisi Larang Armada Bus Bunyikan Klakson Telolet. Jika Dilanggar, Langsung Tilang Ditempat

Gambar berita
30 Maret 2024 (08:35)
Pelayanan Publik
3676x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Satlantas Polres Pasuruan melarang seluruh armada bus untuk membunyikan klakson telolet saat diminta oleh masyarakat, khususnya anak-anak.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Akhmad Khunaefi mengatakan, larangan ini diberlakukan setelah adanya kejadian di Pelabuhan Merak, Banten. Dalam kejadian tersebut, ada anak-anak yang tertabrak bus saat meminta bus membunyikan klakson telolet, meski sopir tidak mengetahui keberadaan korban.

"Kami melarang seluruh bus untuk membunyikan klakson telolet saat diminta oleh warga manapun. Khususnya anak-anak yang kerapkali menghadang bus untuk mereka bisa mendengarkan telolet," kata Khunaefi di sela-sela kesibukannya, Sabtu (30/3/2024).

Dalam prakteknya, polisi akan melakukan tindakan langsung (tilang) apabila ada bus masih membunyikan klakson telolet. Menurut Khunaefi, penindakan terhadap bus telolet ini penting untk dilakukan, sebab sangat membahayakan bagi pengguna jalan maupun masyarakat.

Bahkan soal volume klakson juga melanggar aturan, yakni merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2022, Pasal 69 bahwa suara klakson paling rendah 83 desibel dan paling tinggi 118 desibel, apabila melebihi akan dikenakan penindakan dengan denda Rp 500.000.

"Klakson telolet selain menimbulkan kebisingan juga bisa mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Jika masih menggunakan klakson telolet akan kita tindak karena sangat membahayakan masyarakat apalagi anak-anak," tegasnya.

Lebih lanjut, Khunaefi mengatakan saat ini sudah dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada kru bus yang melintas di wilayah hukum Polres Pasuruan, seperti yang masuk Terminal Pandaan.  Edukasi dilakukan bersama-sama Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada toko-toko penjual klakson telolet, untuk tidak lagi menjualnya karena dapat membahayakan

"Kita sudah sosialisasi ke toko-toko untuk melarang menjual klakson telolet, supaya tidak ingin kejadian serupa terjadi di Pasuruan," ujarnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
KORMI Kabupaten Pasuruan Bakal Gelar Festival Olahraga Masyarakat

Tahun ini, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan akan...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Line 4 PT Satoria Aneka Industri. Kapasitas Produksi 230 Juta Botol Setahun

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pembukaan Line 4 PT Sat...

Article Image
Pimpin Upacara Hari OTODA ke XXX. Mas Rusdi Serahkan Tali Asih, THT dan Pensiun Pertama 3 Camat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara memperingati Hari Otonomi Daerah...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Bea Cukai Musnahkan BKC Illegal. Mas Rusdi Minta Masyarakat Pro Aktif Kenali Ciri Rokok Illegal

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai memusnahkan jutaan batang rokok...

Article Image
Launching Jersey Baru. Mas Rusdi : Persekabpas Harus Bangkit, Naik Kasta dan Berjaya

Para supporter The Lassak alias Persekabpas harus siap-siap untuk mendukung 100...