Berkesempatan membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) di tiga tempat, Plh. Bupati Pasuruan, Mujib Imron menyatakan dukungan dan motivasinya kepada para peserta. Terlebih, gelaran lomba kreatifitas para santri berprestasi, baik santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an, Taman Pendidikan Al-Qur'an maupun santri Ta'limul Qur'an Lil Aulad tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menyiapkan generasi unggul.
Secara bersamaan, kegiatan yang diselenggarakan pada hari Minggu (16/7/2023) tersebut disebar di ketiga titik lokasi. Masing-masing, Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ) Darul Ulum Karangpoh Kecamatan Wonorejo, Pendopo Kecamatan Kejayan dan TPQ Nur Asy'ari Ranggeh Kecamatan Gondang Wetan.
Saat memberikan sambutan, Gus Mujib sapaannya meminta kepada seluruh Wali Santri yang hadir agar terus memberikan dukungan dan arahan kepada putra-putrinya. Menurutnya, di masa yang akan datang, tunas-tunas bangsa tersebut sudah barang tentu akan melanjutkan kepemimpinan dengan segala macam profesi di masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"25 tahun yang akan dating, kita bisa melihat anak-anak kita dengan masing-masing profesinya. Ada yang akan menjadi Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Dokter, Dosen dan lainnya. Tapi jangan lupa untuk terus menyebarkan kebaikan dengan turut mengajar TPQ atau Madin. Itulah yang nanti kita harapkan ke depannya," pesan Plh. Bupati.
Selain memberikan motivasi kepada santri, tidak lupa Gus Mujib menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para guru TPQ dan Madin yang telah berjuang mengajar anak didiknya. Sekaligus mengawal masa tumbuh-kembangnya dengan menjauhkan dari ajaran-ajaran yang dinilai bertentangan dengan syariat Islam dan Pancasila sebagai dasar negara.
Upaya tersebut muncul sebagai bentuk pencegahan karena maraknya Lembaga Pendidikan Islam atau Lembaga Islam yang muncul namun dengan ajaran-ajaran yang bertentangan. Sehingga perlunya benteng kepada anak-anak agar tidak salah dalam belajar ilmu agama.
Lebih lanjut, Gus Mujib juga turut mengajak semua pihak untuk berperan aktif mendukung perkembangan dan kemajuan Pendidikan TPQ dan Madin ke depannya. Sehingga anak-anak akan semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Sebaliknya, anak-anak terpilih dari FASI Kabupaten Pasuruan nantinya akan berpeluang mengikuti FASI di tingkat Provinsi.
"Mari Bersama-sama Bersatu membangun Pasuruan terutama dalam rangka kemajuan Pendidikan TPQ dan Madin ini. Mari Bersama sama menyemangati sekolah dan ngaji semoga kedepannya anak anak bisa juara di tingkat Provinsi," pintanya.
Diakhir arahannya Plh. Mujib Imron menitipkan pesannya tentang waktu pembelajaran di TPQ dan Madin yang tetap tidak ada perubahan jam. Yakni pada sore hari, mulai dari pukul 15.00 WIB. Karena menurutnya, waktu yang tepat dan ideal adalah sore setelah anak-anak tersebut pulang dari sekolah.
"Terkait dengan jam TPQ dan Madin itu sudah jelas sore, entah dilaksanakan pukul 15.00 WIB, pukul 16.00 WIB, atau setelah maghrib pukul 18.00 WIB juga bisa yang terpenting jangan dilaksanakan pagi hari. Karena memang sudah sore hari itu waktu yang pas," pungkasnya.(Iguh+Eka Maria)
Komentar