Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PKK, Dinkes dan Dinsos Bagi-bagi Sembako, Perlengkapan Sholat dan Tidur Lansia Terlantar

Gambar berita
11 Juni 2019 (17:00)
Olahraga
2733x Dilihat
0 Komentar
admin

Secara bertahap, keberadaan para lansia (lanjut usia) terlantar di Kabupaten Pasuruan akan terus diperhatikan.

Melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak PKK, ratusan lansia terlantar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan diberikan bantuan sembako, perlengkapan alat sholat dan tidur, serta pemeriksaan kesehatan kolesterol, gula darah dan asam urat secara gratis.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf mengatakan, pemberian bantuan tersebut dilakukan mulai bulan pebruari dan akan berakhir sampai akhir tahun ini. Targetnya adalah para lansia terlantar yang tak memiliki sanak saudara, ataupun tinggal sendirian di rumah yang tak layak huni.

“Setidaknya kami ingin berbagi kebahagiaan. Karena lansia terlantar ini kondisinya sangat memerlukan bantuan. Ini tidak seberapa, tapi paling tidak kami ikut peduli membantu mereka,” kata Lulis di sela-sela kunjungannya di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Selasa (11/06/2019).

Diberikannya bantuan sembako, perlengkapan sholat dan tidur tak lain sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pasuruan. Dan tentu saja sejalan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, yakni menuju Kabupaten Pasuruan yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing.

“Semua kegiatan kita pasti selaras dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan. Salah satunya dalam hal mengentaskan kemiskinan yang memang masih ada sampai sekarang,” imbuhnya.

Dijelaskan Lulis, kegiatan anjangsana silaturrahim dengan Lansia Terlantar digelar setiap hari jumat. Dimana per kecamatan diambil 15 orang lansia yang sangat membutuhkan uluran tangan.

“Jumlah lansia banyak sekali, ada yang tidak terlantar karena ada anaknya. Tapi kita maklum, kalau orang tua tidak mau tinggal sama anaknya meskipun rumahnya bagus. Yang terpenting kita niat ikhlas,” tegas istri Bupati Irsyad Yusuf itu.

Sementara itu, Mahmudah Nur Qomariyah selaku Plt Kabid Rehsos (Rehabilitasi Sosial) pada Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan menambahkan bahwa apabila ditemukan lansia yang tinggal di rumah yang sangat tidak layak. Maka pihaknya akan mengusulkan upaya perbaikan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

“Ada beberapa rumah yang sudah kita usulkan untuk kemudian bisa direhab di tahun mendatang,” singkatnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...