Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto berharap, keberadaan prasarana Display Informasi Cuaca yang ditempatkan di lantai 2 Gedung Baru Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dapat dimanfaatkan betul untuk memantau perkembangan kondisi cuaca terkini di Kabupaten Pasuruan. Tujuannya tidak lain sebagai media informasi seputar klimatologi yang pastinya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih dengan tingginya curah hujan intensitas sedang hingga deras yang hampir tiap hari mengguyur Kabupaten Pasuruan.
Ditambahkannya, dengan beragam informasi kondisi cuaca yang dapat dipantau setiap saat tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Baik banjir, angin kencang maupun tanah longsor.
"Terimakasih teman-teman BMKG Pasuruan yang terus bersinergi kami dalam menyajikan informasi cuaca kepada masyarakat. Dengan adanya Display Informasi Cuaca di Gedung Baru BPBD, mudah-mudahan media berisi big data klimatologi ini bisa dimaksimalkan untuk mengantisipasi potensi bencana. Apalagi dengan kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang yang patut kita waspadai bersama dengan mitigasi bencana," ucapnya.
Bersama Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sugeng Hariyadi, Inspektur Rachmat Syarifuddin dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait, Pj. Bupati Andriyanto berkesempatan berdialog dengan Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Pasuruan, Rozikan. Perbincangan semakin seru dengan penjabaran tentang manfaat dari media Display Informasi Cuaca yang sangat berguna bagi masyarakat. Khususnya dalam memetakan potensi bencana untuk kemudian dijadikan acuan manajemen resiko bencana.
Masih dalam agenda yang sama, Pj. Bupati Pasuruan beserta jajaran juga melihat lebih dekat media Display Informasi Kegempaan yakni Warning Receiver System InaTEWS. Seluruh data yang tersaji di layar monitor terhubung langsung dengan BMKG Pusat. Sehingga dapat diketahui dengan cepat jika semisal terjadi gempa bumi di tanah air.
"Semua informasi tentang kegempaan terlaporkan di layar ini. Jadi, baik BMKG maupun teman-teman BPBD bisa langsung mengakses setiap saat jika semisal terjadi gempa bumi. Pastinya berkat kecanggihan teknologi ini, kita semua sangat terbantukan untuk meminimalisir terjadinya bencana dan resiko kerugian yang akan ditimbulkannya," urai Rozikan kepada Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan.
Diwartakan sebelumnya, di hari yang sama, Jumat (19/1/2024), Pj. Bupati Andriyanto meresmikan dua Gedung Baru Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan sekaligus. Masing-masing, Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Graha As Salaam yang sedianya akan ditempati oleh Inspektorat serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Secara seremonial, acara peresmian dilaksanakan di halaman Gedung Baru BPBD yang berlokasi di Jl Raya Bendungan, Kecamatan Kraton. Ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita rangkaian bunga melati di depan halaman Gedung Baru BPBD. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai pertanda rasa syukur.
"Infrastuktur yang saya resmikan hari ini adalah Gedung OPD di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton yang diberi nama Gedung BPBD. Juga Graha As Salaam yang insyaallah akan ditempati oleh Inspektorat dan Diskominfo. Saya berharap, ke depannya akan lebih cepat dan tepat lagi koordinasinya. Sehingga pelayanan publik dapat dilakukan secara optimal," pinta Pj. Bupati Andriyanto kepada Kepala BPBD Sugeng Hariyadi, Inspektur Rachmat Syarifuddin dan Kepala Diskominfo Ridwan Harris serta jajarannya. (Eka Maria)
Komentar